Yasonna Laoly Serahkan Ambulans Gratis kepada Yayasan Nias: Masyarakat Gunungsitoli Kini Dapat Menikmati Layanan Kesehatan yang Lebih Baik
GUNUNGSITOLI-KoreksiNews, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, bersama dengan Beesokhi Ndruru, Pembina Yayasan Nias, dan Pendiri Yayasan Dokter Share, Henry Maknawi, tiba di Gunungsitoli dalam kunjungan kerja yang bertujuan untuk menyerahkan satu unit Ambulans kepada perwakilan Yayasan Nias di Gunungsitoli serta meresmikan klinik Doctor Share yang baru di kota tersebut. Senin(26/6).
Kedatangan Yasonna Laoly dan Beesokhi Ndruru disambut dengan hangat oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat di Kepulauan Nias. Fernis Giawa, Ketua Perwakilan Yayasan Nias di Gunungsitoli, mengalungkan bunga sebagai tanda penghormatan kepada mereka.
Dalam sambutannya, Yasonna mengungkapkan bahwa penyerahan Ambulans ini telah direncanakan sejak dua tahun yang lalu, dan mereka merasa bersyukur bahwa rencana tersebut akhirnya dapat terlaksana hari ini. Ambulans ini merupakan bantuan yang disalurkan melalui Yayasan Nias oleh Beesokhi Ndruru dan diserahkan langsung oleh Menteri Yasonna Laoly.
Pembina Yayasan Nias, Beesokhi Ndruru, menyampaikan bahwa Ambulans Gratis ini dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Untuk menghubungi Sekretariat Yayasan Nias di Gunungsitoli, masyarakat dapat menghubungi nomor handphone 081265162892.
Acara penyerahan satu unit ambulans ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat terkemuka di Gunungsitoli, antara lain Bupati Nias, Bapak Yaatulo Gulo; Wakil Bupati Nias Selatan, Bapak Firman Giawa; Wawako Gunungsitoli, Bapak Sowa'a Laoly; Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Yanto Ue; Kapolres Nias, AKBP Luthfi; Dandim Nias, Letkol Torang Malau; Ketua DPC Fornisel Kota Gunungsitoli Nias, Piterson Halawa; Tokoh Masyarakat Nias, Orudugo Halawa; Anggota DPRD, Dalifati Ziliwu; tokoh agama, tokoh pemuda, serta undangan lainnya.
Dengan adanya Ambulans Gratis yang diserahkan kepada Yayasan Nias, masyarakat di Gunungsitoli kini dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang lebih baik. Ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan aksesibilitas dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
