𝗥𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘀𝗶 𝗥𝗲𝗺𝗯𝘂𝗸 𝗦𝘁𝘂𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗡𝗶𝗮𝘀 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁, 𝗜𝗻𝗶 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗞𝗵𝗲𝗻𝗼𝗸𝗶 𝗪𝗮𝗿𝘂𝘄𝘂
NIAS BARAT-KoreksiNews, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu memimpin Rapat Koordinasi Rembuk Stunting di Kabupaten Nias Barat tahun 2023 dengan semangat mengatasi masalah stunting yang di laksanakan di Tokosa Hall Nias barat. Selasa(1/8).
Data survei menunjukkan angka stunting yang meningkat, mencapai 29,4% pada tahun 2022 untuk bayi di bawah 5 tahun. Ini menjadi beban bagi pemerintah karena mengancam masa depan anak-anak Nias Barat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat, Sozisokhi Hia menjelaskan bahwa tujuan rapat adalah menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi untuk menurunkan angka stunting di kabupaten ini.
Selain itu, rapat juga bertujuan untuk mendeklarasikan komitmen dari berbagai sektor dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting.
Bupati Khenoki Waruwu memberikan arahan kepada seluruh tim percepatan penurunan stunting di kecamatan dan desa untuk menyusun rencana kerja yang konkret dan berdampak nyata bagi masyarakat, terutama balita stunting, ibu hamil, dan remaja putri.
" Pemerintah desa diharapkan berkomitmen menjadikan pencegahan stunting sebagai salah satu arah kebijakan pembangunan desa dan menganggarkan dana dalam APBDes untuk kegiatan pencegahan dan penurunan stunting." himbau Orang nomor satu di Pemkab Nias Barat ini.
Selain itu, penting untuk melakukan koordinasi dan kerjasama dengan lintas program seperti PPK Desa, Kader pembangunan manusia, Kader Posyandu, TPK, dan PPKBD dalam melaksanakan percepatan dan penanggulangan stunting di desa. Pemerintah desa juga harus melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pelayanan kepada sasaran prioritas.
Selanjutnya, Bupati berharap seluruh tenaga medis dan kader posyandu dapat aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam sosialisasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi untuk anak-anak, perubahan pola asuh, dan langkah-langkah lainnya untuk menciptakan generasi baru yang sehat, cerdas, dan berkualitas baik dari segi fisik maupun mental.
Semoga rapat ini membawa dampak positif dalam mengatasi masalah stunting dan meningkatkan kualitas kehidupan di Kabupaten Nias Barat.
