Operasi Zebra Toba 2023, Iptu Sonahami Lase : Pelanggaran Tidak Menggunakan Helm SNI Paling dominan
GUNUNGSITOLI-KoreksiNews, Pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2023 yang sudah berjalan selama 12 hari sejak tanggal 4 September 2023 yang lalu, Kepolisian Resort Nias mencatat sebanyak 290 pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas. Pelanggaran Tidak Menggunakan Helm SNI yang paling dominan.
" Jenis pelanggaran yang banyak di temukan selama Ops Zebra Toba 2023 yakni pengemudi tidak menggunakan safety Belt, berkendara di bawah umur, menggunakan hp saat berkendara, menggunakan knalpot brong dan yang paling dominan adalah pengendara yang tidak menggunakan helm SNI sebanyak 90 pelanggaran," ungkap Kasat lantas Polres Nias melalui KBO Satlantas Polres Nias, Iptu Sonahami Lase, SH ketika di temui ruang kerjanya di Mapolres Nias. Jumat(15/9).
Selanjutnya, Sonahami mengatakan bahwa Pengendara yang terjaring selama Ops Zebra Toba 2023 di berikan penindakan berupa tilang di lokasi.
" Pengendara yang melanggar langsung kita berikan tindakan berupa tilang manual dan juga tilang teguran dengan rincian 105 tilang manual dan 185 tilang teguran." papar Sonahami yang di dampingi Kanit Kamsel Sat Lantas Bripka Purnama Sembiring.
Selama pelaksanaan Ops Zebra Toba, Satlantas Polres Nias giat melaksanakan sosialisasi mengenai Etika berlalu lintas yang baik dan benar kepada siswa-siswi di SMA / SMK BNKP Kota Gunungsitoli, SMA SW ST XAVERIUS , SMA PEMBDA Nias, SMK 2 Kota Gunungsitoli dan SMA dan SMK di Kabupaten Nias Utara bersama Dinas Perpustakaan Kabupaten Nias." Upaya meminimalisir pelanggaran lalu lintas, kita juga telah memasang spanduk, leaflet, sticker, dan billboard yang berisi imbauan atau informasi terkait lalu lintas dan kita juga memberikan helm gratis waktu melakukan sosialisasi di beberapa sekolah ," ungkapnya.
Tambahnya, Memasuki Kampanye Akbar Pemilu 2023 yang akan berlangsung mulai tanggal 28 September hingga 10 Oktober mendatang, Sonahami menghimbau masyarakat seluruh peserta kampanye yang akan menggunakan kendaraan bermotor agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas." Kita menghimbau kepada pengguna jalan untuk tidak melakukan perilaku ugal-ugalan di jalan raya, konvoi kendaraan yang berpotensi membuat kemacetan pada saat mengikuti kampanye, karena dapat mengganggu pengendara lain, menimbulkan risiko kecelakaan serta dapat mengganggu kelancaran kampanye akbar. Mari kita mematuhi peraturan berlalu lintas saat berkendara guna terciptanya kondisi lalu lintas yang aman dan lancar selama masa kampanye mendatang."himbaunya.
" Baru-baru ini unit laka telah melaksanakan simulasi kecelakaan lalu-lintas guna meningkatkan kesiapan personil dalam menangani kecelakaan lalu-lintas, semua yang kita lakukan ini demi keselamatan pengguna jalan," tambahnya.



