Mewujudkan Pemimpin yang Kreatif, Inovatif dan Mandiri
SBD//KoreksiNews - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Katolik (Unika) Weetebula menggelar kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) dengan tema, "Mewujudkan Pemimpin yang Kreatif, Inovatif dan Mandiri."Sabtu(1/6) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung di gedung Aula Maria Ratu Damai Unika Weetebula merupakan langka awal untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh dan mengasah keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang Kreatif, Inovatif dan Mandiri.
Pemimpin yang Kreatif
Pemimpin yang kreatif memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah dengan cara yang inovatif, kemudian, mendorong timnya untuk menciptakan solusi yang baru dan efektif. Mereka juga biasanya terbuka terhadap ide-ide baru, fleksibel dalam menghadapi perubahan, dan memiliki visi yang jelas untuk masa depan.
Pemimpin yang Inovatif
Pemimpin yang inovatif adalah seseorang yang proaktif dalam menciptakan perubahan baru, berani mengambil risiko, juga memotivasi timnya untuk berpikir kreatif. Mereka memiliki visi jangka panjang dan mendorong perubahan positif dengan membuka ruang bagi ide-ide baru dan pendekatan yang berbeda.
Pemimpin yang Mandiri
Pemimpin yang mandiri adalah individu yang mampu mengambil keputusan dengan percaya diri, tidak tergantung pada pandangan orang lain, dan memiliki kemampuan untuk memimpin dengan integritas dan otonomi. Mereka mampu menghadapi tantangan tanpa terlalu banyak bantuan eksternal dan dapat memberikan arah yang jelas kepada tim mereka.
Dengan menerapkan tiga prinsip dasar dalam setiap situasi, sehingga kemudian akan menjadi seorang leadership yang memotivasi, pandai dalam mengambil keputusan, tidak mudah dipengaruhi, meningkatkan produktivitas dan efesiensi, juga menyelesaikan konflik.
Kegiatan LKTD yang di gelar oleh mahasiswa Prodi PGSD semester VI, juga adalah Mata Kuliah yang di ampu oleh dosen Khristoforus Palli Ngongo, M. Pd., selaku wakil rektor II, Unika Weetebula.
Sementara itu, Kristoforus Dowa Bili, M. Pd., selaku Kepala Prodi PGSD mengakui bahwa, kegiatan LKTD yang difasilitasi oleh dosen pengasuh Mata Kuliah (MK) Kepemimpinan sangat baik dan patut diapresiasi.
Ia juga menyampaikan pemimpin masa kini dan nanti adalah pemimpin yang bekerja keras, bijaksana, adil dalam segala tindakan.
"Saat ini, orang-orang muda calon pemimpin masa depan perlu dipersiapkan dengan sajian-sajian materi yang relevan agar mereka siap dan menjadi pemimpin yang baik di masa mendatang," ucapnya.
"Apalagi menghadapi suksesi pilkada saat ini, kita butuh figur pemimpin yang mampu membawa perubahan besar bagi warganya sembari memanfaat perkembangan teknologi digital yg kian pesat," pungkasnya.
Tidak lupa juga, Kristoforus Dowa Bili memberikan memotivasi kepada seluruh mahasiswa dengan menggunakan pemikiran Plato seorang filsuf Yunani, bahwa seorang pemimpin yang sejati tidak hanya dihormati karena kata-katanya, tetapi karena tindakannya yang bijaksana dan adil,".
Senada dengan itu, salah satu mahasiswa yang kerap disapa Hen yang juga sebagai ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) menyampaikan tujuan dan harapan dari kegiatan LKTD.
"Dengan adanya kegiatan LKTD dapat mewujudkan pemimpin yang kreatif dalam membuat program, inovatif dalam membangun perubahan dan mandiri dalam mempertanggungjawabkan kepercayaan," tandasnya.
Lanjut Hen "LKTD ini juga dapat menciptakan pemimpin yang berintegritas, berkolaborasi dan berekspresi," tambahnya.
"Dengan kegiatan LKTD diharapkan mahasiswa termotivasi dan berubah serta berjuang untuk menjadi pemimpin yang ber konsistensi, totalitas dalam kepemimpinan dan berwibawa," tutupnya.(DOMINGGUS).
