Bikin Adem, Cak Fauzi Ingatkan Relawan Tetap Santun dan Riang Gembira
Koreksi News
... menit baca
![]() |
| Calon bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo bersama ketua Relawan emak-emak Pro Fauzi atau GRAPZI, Haji Suhairiyah dan Ustadzah Sukati di Kangean |
Karena itu, ia berpesan kepada semua simpatisan dan pendukung pasangan akronim Fauzi-Hasyim untuk fokus memenangkan pesta demokrasi dengan cara yang santun.
Birokrat muda ini menyampaikan yang terpenting dalam Pilkada adalah, menampilkan visi dan misi yang berpihak kepada masyarakat Kabupaten Sumenep.
"Mari kita ciptakan pilkada yang damai. Tidak usah ada pertikaian dan hindari permusuhan, yang kita jual kepada masyarakat adalah program dan visi misi kita," ucap Cak Fauzi saat berkunjung ke markas Relawan Pro Fauzi (GRAPZI) di kediaman Haji Suhairiyah, Kangean, Kamis (14/11) lalu
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh tim, relawan, simpatisan, relawan sampai pendukung pasangan untuk terus bergerak mensosialisasikan pasangan calon nomor urut dua itu.
"Jelang hari pemilihan akan banyak dinamika di lapangan, hal itu harus kita hadapi dengan tenang dan tidak berlebihan. Kita harus tetap fokus menyosialisasikan Bismillah Melayani Episode II," imbuhnya.
"Tinggal sedikit lagi kita akan menuju hari kemenangan, jaga basis dan wilayah masing-masing. Tetap santun dan riang gembira," kata Cak Fauzi lagi.
Bupati pertahan ini mengingatkan bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh berujung pada permusuhan atau kekerasan.
"Segala bentuk kekerasan hanya akan menciptakan luka sosial yang mendalam di masyarakat. Terlebih perpecahan yang ditimbulkan oleh konflik pesta demokrasi seringkali membutuhkan waktu lama untuk dipulihkan," lanjutnya.
Untuk diketahui, Pilkada Sampang saat ini tengah bergejolak. Pendukung dari pasangan calon (Paslon) bupati Pilkada Sampang 2024 nomor urut 2 Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh) tewas dikeroyok sekelompok orang di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Pengeroyokan tersebut setelah Paslon Jimad Sakteh melaksanakan kunjungan ke salah satu kediaman tokoh agama di desa setempat, Minggu (17/11/2024).(NELY).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
