Minim Akses, Distribusi Logistik Pilkada 2024 di Aluh-aluh Gunakan Kelotok Nelayan
Koreksi News
... menit baca
![]() |
| Polisi kawal ketat pendistribusian logistik Pilkada ke Desa terluar di Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar |
Seperti yang terjadi di Kecamatan Aluh-aluh. Disana petugas harus menggunakan kelotok nelayan untuk mendistribusikan logistik Pilkada ke beberapa Desa.
Tercatat ada sembilan Desa terluar di wilayah Kecamatan Aluh-aluh. Seperti Desa Sungai Musang, Desa Bakambat, Desa Tanipah, Desa Labat Muara, Desa Aluh-aluh Kecil Muara, Desa Podok, Desa Terapu, Desa Kuin Besar dan Desa Kuin Kecil.
“Ketika logistik mau dibawa ke desa-desa tersebut, memang harus menggunakan perahu atau kelotok karena aksesnya melalui laut (sungai,red),” kata Kapolsek Aluh-aluh Ipda Muslim, Selasa (26/11).
Jarak terjauh adalah Desa Sungai Musang yang harus memakan waktu kurang lebih 45 menit untuk menuju ke lokasi TPS-nya.
Disusul oleh Desa Kuin Kecil yang kurang lebih memakan waktu yang sama lantaran berbatasan langsung dengan Kota Banjarmasin.
“Paling dekat adalah akses menuju Desa Aluh-aluh Kecil Muara yang hanya memakan waktu kurang lebih 20 menit dengan menggunakan kelotok,” terang Ipda Muslim.
Lantaran lokasinya yang sulit diakses jalur darat, membuat pendistribusian logistik ke wilayah terpencil menjadi prioritas utama dan dikawal ketat oleh anggota Polri dan TNI untuk mengantisipasi gangguan keamanan dalam perjalan.
“Oleh karenanya kita menerjunkan 35 personel gabungan untuk melakukan pengawalan dan pengamanan di sembilan Desa terluar ini,” pungkas Ipda Muslim.(NELY).
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
