Sosok Di Balik Dapur Timses Fauzi-Hasyim di Kepulauan : Perjuangan Tak Kenal Lelah Relawan Emak-emak
Koreksi News
... menit baca
SUMENEP // KoreksiNews - Haji Suhairiyah dan Daeng Haji Suntariyah dipercaya memimpin Tim Pemenangan Fauzi-Hasyim untuk wilayah Pulau Kangean. Siapa sosok dua sahabat terbaik ini?
ADA dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep yang akan berlaga pada Pilkada 2024 mendatang yakni KH Ali Fikri - KH Unais Ali Hisyam (FINAL) dan Dr Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim (FAHAM).
Sama seperti Pileg dan Pilpres kemarin, partai politik dan kandidat membutuhkan tim pemenangan, Di Kabupaten Sumenep, kedua paslon telah membagi timsesnya masing-masing sesuai wilayah yang mereka tinggali.
Untuk wilayah Kecamatan Arjasa dan Kangayan di Pulau Kangean, Fauzi-Hasyim mempercayakan kepada Haji Su dan Daeng Sunta.
Kedua sahabat ini, tergabung dalam Relawan Pro Fauzi Dua Periode atau yang lebih dikenal dengan sebutan Relawan GRAPZI Kepulauan Raya Sumenep.
Meski bukan bagian dari pengurus partai politik, performa Haji Su dan Daeng Sunta tak bisa diremehkan. Gerakan dengan gaya militannya, mampu merangkul semua kalangan, khususnya pada bagian kaum emak-emak.
Pada Pemilihan kepala daerah Sumenep tahun 2021 silam, Haji Su dan Daeng Sunta merupakan tokoh penting dibalik kesuksesan Paslon Fauzi-Nyai Eva yang saat itu mereka dukung.
Kembali ke cerita utama, Haji Su mengaku tak pernah terpikir bakal ditunjuk menjadi ketua tim pemenangan FAHAM di Kepulauan Kangean.
Hal ini disebabkan, Nyai Eva (PJ Bupati Sumenep,red), gagal bersanding kembali dengan Achmad Fauzi Wongsojudo pada Pilkada 2024.
“Kita ini orangnya Nyai Eva sejak dulu. Ketika tau bapak Fauzi memilih KH Imam Hasyim sebagai pendampingnya, kita tidak bisa berbuat banyak. Kita pasrah dan tidak protes,” ucap Haji Su mulai bercerita, Senin (11/11).
“Beberapa waktu kemudian, Nyai Eva menyampaikan, agar kami, ibu-ibu muslimat, tetap melanjutkan perjuangan dengan memberikan dukungan penuh kepada Fauzi-Hasyim,” lanjutnya.
Menurut Haji Su, komunikasi adalah kunci manajemen, termasuk dalam politik elektoral. Jadi ia terus menjaga jalur koordinasi dengan para tim sukses Fauzi-Hasyim, baik yang di daratan maupun di Kepulauan.
Sedangkan Daeng Sunta mengaku paling enjoy saat turun bersosialisasi ke masyarakat, khususnya ketika berhadapan dengan emak-emak. Bertemu banyak orang, dengan modal kerudung merah.
Terakhir, kompetisi adalah hal biasa. Tapi Fauzi-Hasyim berkomitmen untuk tidak menempuh kampanye hitam. Apalagi menjadikan Pilkada sebagai medan peperangan
"Kalau sudah punya pilihan lanjutkan saja. Kita jangan bermusuhan. Karena pemilu hanya lima tahun sekali," sebut Calon Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.(NELY).
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
