Aroma Busuk dan Tumpukan Sampah di Pasar Sei Berombang, Warga Geram Menunggu Aksi Nyata Pemkab
Koreksi News
... menit baca
|
| Kondisi Sampah yang menumpuk di Pasar Sei Berombang Labuhanbatu |
"Sampah ini sudah sangat mengganggu. Bukan hanya bau busuk, tapi juga ada ulat dan lalat besar berserakan. Ini ancaman kesehatan!” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (2/1/2025).
Ironisnya, para pedagang mengaku rutin dimintai retribusi untuk kebersihan pasar, namun sampah tetap saja menumpuk.
“Kami bayar uang sampah, tapi sampah malah menggunung! Uang itu dikemanakan?”Kalau uang sampah dikutip tapi tidak ada hasil, wajar kami menduga ada yang tidak beres. Apakah ini dikorupsi?” keluh para pedagang lainnya dengan geram.
Warga menilai Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tak serius menangani persoalan sampah di Sei Berombang. Mereka merasa dibiarkan berjuang sendiri menghadapi tumpukan sampah yang terus menjadi masalah tanpa solusi konkret.
“Setiap hari kami harus menghirup bau busuk ini. Padahal masalah sampah bisa dikelola jika ada niat dan tindakan nyata dari pemerintah,” kata seorang warga.
Kritikan tajam juga ditujukan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu. “Apa Kadis DLH tidur saja? Sampah ini sudah bertahun-tahun jadi masalah, tapi tidak pernah ada perubahan,” tandas seorang warga dengan nada kesal.
Warga berharap Pemkab Labuhanbatu segera turun tangan dan memberikan solusi jangka panjang. Pengelolaan sampah yang buruk selama ini telah merusak citra pemerintah di mata masyarakat.
“Jangan hanya berjanji. Kami butuh aksi nyata untuk menyelesaikan persoalan ini. Tunjukkan bahwa Pemkab peduli dengan kesehatan dan kenyamanan warga!” tegas salah satu warga.( Riva Tuatha Damanik).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
