Komitmen Bersama di Puncak Peringatan Harganas dan Jambore IPeKB Sulbar di Mamasa
Koreksi News
... menit baca
MAMASA // KoreksiNews - Lapangan Kondosapata’ Mamasa menjadi saksi semaraknya peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dirangkaikan dengan Jambore Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) se-Sulawesi Barat. Senin 28/07/2025.
Kegiatan diawali dengan karnaval budaya bertema Bululondong, yang diikuti antusias oleh peserta dari enam kabupaten: Majene, Mamuju, Pasangkayu, Mamuju Tengah, Mamasa, dan Polewali Mandar.
Karnaval budaya ini tidak hanya menampilkan kekayaan busana dan budaya lokal dari masing-masing daerah, namun juga menjadi ajang kompetisi. Pemenang karnaval akan menerima hadiah istimewa berupa satu unit motor Honda Beat Street, yang dipersembahkan oleh Komisaris PT. Bosowa, Bapak Rudianto, SH, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kebudayaan dan pembangunan keluarga di Sulawesi Barat.
Setelah karnaval, panggung kehormatan diisi oleh penampilan seni tradisional Kulintang dari Persatuan Perempuan Lansia Kabupaten Mamasa. Lantunan alat musik tradisional ini disambut dengan tepuk tangan hangat dari para tamu dan peserta.
Acara berlanjut dengan prosesi nasional: menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars IPeKB, dan pembacaan doa. Suasana penuh khidmat membalut momentum pertemuan besar para penyuluh KB dan tokoh pembangunan keluarga.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, SE., MM, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan hormat atas kepercayaan menjadikan Mamasa sebagai tuan rumah kegiatan tingkat provinsi ini.
“Selamat datang di Kabupaten Mamasa, di Bumi Kondosapata’. Ini adalah kehormatan besar bagi kami, dan kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah bukti nyata bahwa seluruh penyuluh KB se-Sulbar kompak hadir. Tetapi kegiatan ini jangan hanya berhenti di seremoni—ayo kita sama-sama turunkan angka stunting dan kemiskinan. Kita hadir di tengah masyarakat untuk membawa perubahan," ujar Welem dengan penuh semangat.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi, serta menyampaikan bahwa Pemkab Mamasa siap membuka diri dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan sentuhan pelayanan.
Prestasi Kabupaten Mamasa pun mendapat sorotan tersendiri. Berdasarkan data terbaru, Mamasa menjadi satu-satunya kabupaten di Sulbar yang berhasil menurunkan angka stunting menjadi 1,9%. Capaian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Acara puncak ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain: Gubernur Sulawesi Barat, Ketua Perempuan Sulbar, Ketua DPRD Sulbar, Bupati dan Wakil Bupati dari Kabupaten Majene, Wakil Bupati Polman, Perwakilan Kementerian Kependudukan Provinsi Sulbar, Wakil Bupati Mamasa, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulbar, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa, Unsur OPD lingkup Pemprov Sulbar, Kajari Mamasa, Dandim 1428/Mamasa, Kapolres Mamasa.
Kegiatan ini membuktikan bahwa momentum peringatan Harganas tidak hanya menjadi selebrasi, namun juga titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama dalam pembangunan keluarga dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Barat.(YOS).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
