Bupati Mamasa Bersama Jaringan Pertanian Nasional Laksanakan Panen Perdana Wortel
Koreksi News
... menit baca
MAMASA // KoreksiNews - Panen perdana Wortel sala seorang petani yang tergabung dalam JPN(Jaringan Pertanian Nasional Komda Mamasa)yang Merupakan Mitra kerja Bagian Ekonomi Setda Mamasa gelar panen perdana di Puncak buntu tille desa Lembana salulo, Jumat (1/8/2025).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Mamasa ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap geliat pertanian hortikultura yang tengah berkembang di wilayah dari puncak Buntu Tille Desa Lembana Salulo Kecamatan Mamasa.
Kegiatan panen perdana salah seorang petani kreatif dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa Adel Palulun, Ketua Persit Cabang Kodim1428 Mamasa, Perwakilan Kajari Mamasa, Kepala dinas Pertanian, Kabag Ekonomi, Camat Mamasa, Kepala Desa Lembana Salulo Pengurus JPN Komda Mamasa dan beberapa undangan Lainnya .
Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme itu, Bupati menyampaikan apresiasinya kepada para petani dan warga yang telah mengembangkan lahan pertanian secara mandiri, khususnya dalam budidaya wortel.
“Marilah kita aplikasikan di lapangan apa yang menjadi diskusi kita selama ini. Jangan banyak diskusi tetapi tidak ada eksekusi,” tegas Bupati di hadapan para petani dan perangkat desa.
Jelasnya, fakta yang diperlihatkan hari ini menjadi bukti bahwa meskipun belum ada intervensi anggaran pemerintah, hasil panen sudah sangat menggembirakan. Ia menilai jika budidaya seperti ini mendapat dukungan dari Dana Desa, APBD, atau bahkan APBN, maka potensi hasilnya bisa jauh lebih besar dan berdampak luas bagi kesejahteraan petani.
“Terima kasih, bahwa hari ini kita dipertontonkan oleh fakta ini saja masih dikelola secara mandiri sudah ada hasil, bagaimana jika sudah diintervensi oleh Dana Desa atau APBD, apalagi jika APBN masuk? Pasti hasilnya sangat luar biasa,” lanjutnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk bergotong-royong dalam mendampingi para petani. Menurutnya, dengan fasilitasi yang tepat, dukungan berkelanjutan, serta kerja kolektif, sektor pertanian di Mamasa bisa menjadi andalan baru dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Jika ke depan kita fasilitasi, kita gotong royong, kita dampingi, pasti akan semakin luar biasa hasilnya,” tutup Bupati dengan penuh optimisme.Ampera Adalah seorang pensiunan ASN yang menginisiasi bercocok tanam worter secara mandiri. Menurutnya, setelah pensiun dari Abdi negara beberapa bulan lalu ia langsung menanam wortel di lokasinya di bukit Buntu Tille. Berselang empat bulan akhirnya tanamannya bisa dipanen.
" Ini masa coba-coba saja dan ternyata cukup berhasil, tentunya ke depan saya akan menanam lebih banyak lagi dan mudah-mudahan dapat memenuhi stok kebutuhan dalam kota Mamasa." demikian dipaparkan Ampera.
Armianto,S.Pd,M.Si Kabag Ekonomi menyampaikan, Potensi Mamasa sangat subur untuk pengembangan hortikultura, jadi sangat diharapkan semua pihak bersinergi mendorong petani, terutama yang tergabung di JPN yang selama ini bermitra dengan kami untuk tetap eksis dalam pegembangan tanaman hortikultura guna meningkatkan pendapatan masyarakat,Ungkapnya.
Karel kariwangan Kasubag Bagian Ekonomi Setda Mamasa mengatakan " Ini merupakan program bagian perekonomian yang bekerja sama dengan Pak Sudirno yang merupakan Ketua JPN KOMDA Mamasa yang terus memotivasi kegitan pertanian di Mamasa,"ungkapnya .
"Bahkan jauh sebelum itu kami sudah berapa kali berkunjung ke sana dan agenda panen ini kami sudah janjikan ke pak ampera bahwa kalau sudah panen kami akan hadirkan pak bupati dan ini hari kami sudah realisasikan janji kami dengan pak Sudiarno," terangnya.
JPN Komda Mamasa yang merupakan Organisasi lembaga Petani yang dibentuk oleh BPPSDMP kementerian pertanian tahun 2021 yang diketuai Oleh Sudiarno menyampaikan, JPN sudah melakukan berbagai macam upaya dan kerjasama dengan berbagai elemen untuk memotivasi petani khususnya kalangan milenial dengan harapan agar Mamasa menjadi daerah penghasil Hortikultura di Provinsi Sulawesi Barat minimal tidak disuplai sayuran dari luar.
" Sehingga saya mengharapkan Pemda bisa mengintervensi semua elemen di Mamasa agar bisa bersinergi memajukan dunia pertanian termasuk JPN,"ucapnya.
Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa potensi Mamasa di bidang pertanian masih sangat besar dan patut terus dikembangkan secara serius dan berkelanjutan.(YOS).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

