E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Babussalaam Buka Usaha Loundry, Baznaz Bantu Mesinnya

SELAYAR // KoreksiNews
- Baznas Kepulauan Selayar, salurkan bantuan senilai Rp 10 juta, kepada Pesantren Al Qur'an Babussalaam, yang kemudian dimanfaatkan untuk membeli Mesin Cuci dan mesin pengering untuk Usaha Laundry.

Koordinator Bidang Usaha dan Bisnis Ponpes Babussalam Ir. Haitami, kepada pers Selasa (16-9) siang menyatakan, perkembangan zaman menuntut pesantren membuka usaha komersil sebagai sumber dana mandiri.

Lulusan pesantren tidak boleh hanya jago dalam mengaji dan kuasai ilmu agama, namun juga harus pandai berbisnis dan berwirausaha.

Salah satu usaha yang dirintis, adalah "usaha laundry", karena itu, kata Haitami, kami sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Baznas yang memberikan bantuan mesin cuci dan mesin pengering, senilai 10 juta rupiah, yang diserahkan oleh Saiful Arif dan Leonardo M. Siregar dari Baznas, Senin (15/9) sore di Kantor Koperasi Pesantren, dierima Pimpinan Pondok H. Mappabangka, S.Pd.I. didampingi Ir. HM. Haitami, Muh. Ilyas, dan Muh. Said.
Senada dengan itu, H. Saiful Arif, SH. mewakili Baznas, menyatakan, kami di Baznas sepakat, bahwa bantuan untuk usaha, bersifat "stimulan" sehingga diminta, agar para pemohon dan penerima bantuan berusaha sendiri untuk mencukupkan kebutuhannya.

Sementara itu, Ir. Leonardo M. Siregar menyampaikan kebanggaannya karena apa yang dilakukan Baznas Selayar mendapat apresiasi Baznas Pusat dibuktikan dengan pemberian Award yang diterima langsung oleh Ketuanya, H. Odding Karim di Forum Nasional Jakarta.

Penyaluran zakat oleh Baznas Selayar tidak hanya untuk fakir miskin, mencakup juga penanganan stunting, modal usaha, santunan muallaf dan lain lain.

Pimpinan Pondok Babussalam H. Mappabangka, S.Pd.I. menyampaikan terima kasih atas perhatian Baznas yang menaruh perhatian besar kepada Pesantren Babussalam, sehingga bisa memenuhi kebutuhan para santri dan pembina, sehingga waktunya bisa digunakan untuk kegiatan lain. 

Mengakhiri keterangannya, Ir. HM. Haitami menyatakan santri penting memiliki banyak lifeskill sehingga saat lulus mampu berwirausaha.
 
Saat ini, di Babussalam sudah dibuka usaha toko koperasi, bengkel motor, depot air minum, dan, yang terbaru ini, adalah usaha "Laundry" pungkasnya.(Puang Imran)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??