E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Pesan Damai Dari Mamasa Untuk Indonesia

MAMASA // koreksiNews
- Rapat besar (Kombongan kalua') kabupaten Mamasa yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Mamasa menghadirkan Forkopimda Mamasa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, mahasiswa dan organisasi-organisasi masyarakat telah mengambil kata sepakat bahwa Mamasa menjunjung tinggi kearifan lokalnya saling menghormati, saling menghargai saling mengasihi (sitayuk sikamase sirande maya-maya). 

Rapat yg melahirkan deklarasikan damai untuk Mamasa itu dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Mamasa pada Senin malam 1/9/2025. Dipimipin langsung oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman. 

Kesepakatan rapat akbar ini adalah sebuah suara kebulatan tekat rakyat Kabupaten Mamasa bahwa Indonesia akan terus maju dalam kebhinekaan dengan pesan perdamaian dalam semangat gotong royong, saling menghargai, saling mencintai dalam balutan kearifan lokal yg diajarkan oleh nenek moyang kita. 

Kesadaran para tokoh masayarakat bersama para pemuda ini dalam bingkai persatuan Pitu Ulunna Salu, Kondosapata Wai Sapalelean untuk menyatakan bahwa apa yg telah terjadi di luar Mamasa saat ini seperti pembakaran dan penjarahan yg anarki adalah bukan adat Mamasa yang juga merupakan bukan jiwa persatuan Bangsa Indonesia, 

Berangkat dari kesadaran itu maka pemerintah dan masyarakat Mamasa telah mengangkat ikrar bersama, bahwa persatuan anak bangsa mutlak diperlukan untuk kembali berbenah dari krisis saling tidak percaya antara pemerintah dan rakyat. 

Pemerintah perlu menyadari bahwa membangun bangsa harus dilandasi dengan moralitas sebagai jiwa yang melandasi ketulusan dalam melayani agar tidak menimbulkan gesekan, sementara rakyat yg dipimpin mesti sadar bahwa partisipasi pembangunan dalam bentuk penyampaian aspirasi lewat demontrasi mesti disampaikan dengan elegan bukan dengan menghancurkan peradaban.(YOS) 
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??