Proyek Tanggul di Asahan Disorot: Diduga Tak Pasang Papan Informasi Anggaran
Koreksi News
... menit baca
ASAHAN // KoreksiNews - Pelaksanaan proyek pembangunan tanggul di Desa Teluk Dalam, Dusun VIII, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek yang tengah berjalan ini diduga tidak memasang papan informasi dana anggaran sehingga menimbulkan pertanyaan besar dari masyarakat setempat.
Ketua Karang Taruna Desa Teluk Dalam bersama tokoh masyarakat mempertanyakan transparansi proyek tersebut. Menurut mereka, proyek pembangunan yang menggunakan dana pemerintah seharusnya mematuhi prinsip keterbukaan informasi.
"Seharusnya pembangunan proyek tanggul ini transparan mengenai anggarannya. Proyeknya sedang berjalan, tapi papan informasinya tidak ada," ujar Ketua Karang Taruna, Zul Siagian, Senin (29/09/2025).
Kejanggalan Anggaran dan Pelibatan Masyarakat
Ketua Karang Taruna juga mengungkapkan adanya kejanggalan dalam proses sosialisasi proyek. Ia mengaku tidak diundang dalam rapat pembahasan pembangunan proyek tanggul, yang seharusnya melibatkan Pemerintah Desa, LPM, hingga BPD.
"Saya selaku Ketua Karang Taruna Desa Teluk Dalam tidak tahu menahu mengenai berapa anggaran proyek tanggul yang ada di Dusun VIII," katanya.
Ia menduga ada indikasi ketidakberesan. "Saya rasa ini sudah ada yang aneh. Setiap yang namanya pembangunan proyek pemerintah pasti ada papan informasi dana anggaran dan juga pekerja proyek menggunakan APD serta standar K3," tegasnya.
Ketua Karang Taruna berharap proyek tanggul ini harus bersikap transparan kepada masyarakat. Keterbukaan ini penting agar masyarakat dapat turut serta mengawasi.
Warga Desa Teluk Dalam bukan tidak senang dengan adanya pembangunan tanggul, namun mereka menuntut transparansi agar kejadian di masa lalu tidak terulang.
"Jangan sampai terjadi seperti pembangunan proyek tanggul sebelumnya. Dana anggarannya besar, tetapi benteng tanggul itu jebol," ungkapnya.
"Kami berharap agar pemerintah benar-benar memperhatikan proyek pembangunan ini dan harus benar-benar dikawal," tutupnya, mendesak agar ada pengawasan ketat terhadap kualitas dan anggaran proyek tersebut. (Hg)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
