Jembatan Darurat Mbarung Sudah Bisa Dilalui Kendaraan Roda Dua
Koreksi News
... menit baca
ACEH TENGGARA // KoreksiNews – Setelah sempat lumpuh total akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu, jembatan di Desa Mbarung yang menghubungkan antar kecamatan, Babussalam dan Lawe Alas, kini sudah bisa dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua.
Jembatan darurat ini berhasil diwujudkan berkat inisiatif dan gotong royong warga setempat. Senin(08/12/2025) sekitar Pukul 17.00 WIB, jalur darurat penghubung dua kecamatan ini resmi dibuka untuk lalu lintas roda dua dan pejalan kaki.
Kelumpuhan akses yang telah berlangsung selama beberapa hari membuat aktivitas warga, termasuk anak-anak sekolah, terhambat total. Melihat kondisi ini, warga Desa Mbarung segera berinisiatif membuat titi darurat menggunakan kayu seadanya agar penyeberangan bisa dilalui pejalan kaki.
Tak berhenti di situ, semangat kebersamaan terus berkobar. Warga Desa Mbarung kemudian secara sukarela memperkuat titi tersebut dan bergotong royong untuk menciptakan jalan darurat yang juga bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
Proses pembuatan jalan darurat ini turut dibantu dengan menggunakan 2 unit ekskavator yang digunakan untuk membuat tanggul. Tanggul berfungsi untuk menutup dan mengalihkan terjangan air, sehingga area yang direncanakan untuk jalan darurat dapat ditimbun dengan aman.
Kerja keras dan kebersamaan warga berbuah manis. Dalam waktu singkat, pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, jalan darurat tersebut akhirnya dapat dilalui warga.
Saat dikonfirmasi, salah seorang pekerja sukarela yang ikut bergotong royong menyampaikan rasa syukur. "Alhamdulillah tidak ada kendala apapun," ujarnya kepada media Koreksinews.
Dengan terwujudnya jembatan darurat ini melalui partisipasi aktif warga, diharapkan para pengguna jalan dapat merasa terbantu dan mengucapkan syukur atas akses yang kembali terbuka.(Jaminan).
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
