Warga Desa Kahale Keluhkan Jaringan Internet: "Tower Bakti Hanya Jadi Tugu Tak Berfungsi"
Koreksi News
... menit baca
SUMBA BARAT DAYA // KoreksiNews - Masyarakat Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar, kembali menyuarakan kekecewaan mendalam terkait buruknya kualitas jaringan internet dan seluler di wilayah mereka. Kondisi ini dinilai sangat menghambat aktivitas harian dan kemajuan desa di era digital.
Tokoh Forum Pemuda Desa Kahale, Marthen Jaha Bengo, menyatakan bahwa sulitnya akses komunikasi membuat warga merasa tertinggal, baik dari segi informasi maupun produktivitas sosial.
"Kami sangat sulit berinteraksi secara komunikatif. Dampaknya sangat terasa di dunia pendidikan. Ini sangat merugikan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa karena mereka kehilangan akses terhadap pendidikan digital," tegas Marthen.
Menurutnya, kendala jaringan ini memutus hubungan komunikasi warga secara internal maupun eksternal, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat menjadi tidak produktif.
Warga berharap agar Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla Talu, ST, segera memprioritaskan keluhan ini. Mereka berharap visi-misi "Membangun Desa, Menata Kota" tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan melalui pemerataan akses telekomunikasi.
"Kami memohon agar Pemerintah Kabupaten memperhatikan keluhan ini, sehingga pelayanan pemerintahan yang baik bisa berjalan sesuai harapan. Kami ingin merasakan dampak nyata dari pembangunan tersebut," lanjutnya.
Kekecewaan warga semakin memuncak karena meski di desa mereka telah berdiri Tower Bakti, fasilitas tersebut nyatanya tidak berfungsi sama sekali.
"Tower Bakti berdiri tegak lurus, tapi hanya berfungsi sebagai tugu pajangan. Padahal, akses internet sangat kami butuhkan untuk mendukung program nasional, seperti pembangunan Koperasi Merah Putih yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto," jelas Marthen.
Masyarakat Desa Kahale berharap pemerintah pusat maupun daerah segera turun tangan. Tanpa jaringan yang memadai, warga kesulitan melaporkan perkembangan program-program pemerintah kepada publik, yang dikhawatirkan akan membuat program besar tersebut berjalan di tempat.(Samuel).
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
