E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Proyek Rehabilitasi SMPN Satap Pagar Dewa Senilai Rp2,6 Miliar Diduga Bermasalah dan Mangkrak

LAMPUNG BARAT // KoreksiNews
– Proyek rehabilitasi gedung dan pembangunan ruang kelas baru di SMPN Satap Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat, menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek yang didanai dengan anggaran fantastis mencapai Rp2,66 miliar tersebut diduga bermasalah karena tidak selesai tepat waktu hingga melewati target akhir Desember 2025.

Berdasarkan pantauan langsung tim media di lokasi pada Kamis (15/1/2026), tampak pekerjaan fisik sekolah masih jauh dari kata rampung. Beberapa bagian bangunan, seperti instalasi air dan kabel di kamar mandi/WC yang baru dibangun, terlihat masih berantakan dan menggantung. Kondisi ini dinilai dapat membahayakan keselamatan siswa dan warga sekolah.

Saat mencoba mengonfirmasi pihak sekolah, Kepala SMPN Satap Pagar Dewa dilaporkan sedang tidak berada di tempat. Tim media kemudian menemui Epan, yang menjabat sebagai Sekretaris Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Dalam keterangannya, Epan menjelaskan bahwa penanggung jawab utama proyek ini adalah Kepala Sekolah, sementara pelaksanaannya diketuai oleh Komite Sekolah bernama Ibu Eti. Namun, Epan mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai lemahnya fungsi kontrol internal dalam proyek swakelola ini.

"Secara petunjuk teknis (Juknis), seharusnya sekretaris merangkap tugas pengawasan logistik. Tapi kenyataannya tidak demikian. Semua kendali dipegang oleh pihak pemborong," ujar Epan.

Lebih lanjut, Epan membeberkan bahwa pengerjaan proyek ini dipihak-ketigakan atau diborongkan kepada kontraktor asal Liwa, meski seharusnya melibatkan peran aktif masyarakat sekitar. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai kepatuhan terhadap prosedur P2SP.

Mirisnya, meski menjabat sebagai sekretaris, Epan mengaku tidak diberi kepercayaan penuh dalam pengawasan anggaran maupun logistik. Ia pun enggan memberikan kontak ponsel Kepala Sekolah untuk konfirmasi lebih lanjut, sehingga memperhambat transparansi informasi.

Ketidakjelasan progres pembangunan di SMPN Satap Pagar Dewa ini menimbulkan kekhawatiran publik mengenai kualitas bangunan dan potensi kerugian negara.

Diharapkan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat segera turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Tindakan tegas diperlukan agar proyek yang menelan biaya miliaran rupiah ini dapat diselesaikan dengan kualitas maksimal sesuai harapan masyarakat.

Penulis : Nurhadi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??