E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Sinergi TNI–PT Hutama Karya Percepat Pemulihan Jalan Nasional dan Normalisasi Sungai di Putri Betung

GAYO // KoreksiNews
- Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Gayo Lues terus digenjot. Jajaran TNI dari Koramil 09/Putri Betung bersama Batalyon TP 855/Raksaka Dharma menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) strategis dengan pihak pelaksana proyek PT Hutama Karya (HK), Jumat (23/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Serkel, Desa Singah Mule, Kecamatan Putri Betung ini difokuskan pada penguatan koordinasi pengerjaan jalan nasional lintas Blangkejeren–Aceh Tenggara serta proyek normalisasi sungai yang terdampak material bencana.

Batituud Koramil 09/Putri Betung, Pelda Khalidin, dalam arahannya menegaskan pentingnya keseimbangan antara percepatan pekerjaan dan penerapan standar keselamatan kerja. Ia mengingatkan seluruh pengawas dan operator alat berat agar mengutamakan prinsip safety first di tengah kondisi geografis yang masih rawan.

“Kami menghimbau seluruh pekerja untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan faktor keamanan. Alat berat yang tidak beroperasi harus diparkirkan di lokasi yang benar-benar aman, guna menghindari risiko akibat faktor alam maupun gangguan eksternal lainnya,” tegas Pelda Khalidin.

Komsos ini bertujuan membangun koordinasi yang solid antara aparat kewilayahan, satuan tempur TNI, dan pihak pelaksana proyek BUMN. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah mitigasi untuk memastikan proses pemulihan infrastruktur berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun nonteknis, serta menjamin keamanan personel dan materiel selama pengerjaan berlangsung.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan perbaikan jalan nasional Blangkejeren–Aceh Tenggara dapat diselesaikan tepat waktu sehingga mobilisasi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal. Sementara itu, normalisasi aliran sungai di Dusun Serkel diharapkan mampu mencegah potensi banjir susulan yang mengancam permukiman warga Desa Singah Mule.

Target utama dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah tercapainya zero accident (nol kecelakaan kerja) selama proses pemulihan berlangsung, sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran TNI dalam pengawalan proyek ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di wilayah terdampak bencana. Dengan infrastruktur yang pulih dan sungai yang kembali tertata, masyarakat Putri Betung diharapkan tidak lagi diliputi kekhawatiran saat curah hujan tinggi melanda.

(Reporter: Kang Juna)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??