TNI Hadir Menguatkan Duka, Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Banjir di Desa Pepalan
Koreksi News
... menit baca
GAYO // KoreksiNews - Duka mendalam masih menyelimuti Desa Pepalan, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, pasca musibah banjir yang merenggut nyawa dua warga setempat. Di tengah kesedihan yang belum sirna, kepedulian dan kehadiran TNI menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan.(Rabu, 07/01/2026)
Danpos Ramil Dabun Gelang, Peltu Nurdin, bersama Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang Koramil 03/Blangkejeren, menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk tali asih dan kepedulian kepada keluarga korban yang hanyut dan meninggal dunia saat banjir melanda Desa Pepalan. Bantuan tersebut merupakan wujud perhatian dari Kodim 0113/Gayo Lues kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
Musibah banjir tersebut merenggut nyawa Almarhum Sahidan (33), seorang petani yang dikenal sebagai sosok pekerja keras dan penyayang keluarga. Almarhum meninggalkan seorang istri, Lisa Afriana (25), serta tiga orang anak yang masih sangat membutuhkan kasih sayang dan perlindungan seorang ayah. Anak pertama, Kirana (5), dan dua bayi kembar laki-laki, Muhammad Dafa dan Muhammad Dafi, yang saat itu baru berusia 22 hari dan masih menjalani perawatan di RSU Muhammad Ali Kasim Gayo Lues ketika sang ayah berpulang.
Kehilangan ini menjadi luka mendalam, terlebih bagi istri dan anak-anak yang masih sangat kecil, ucap Dan Pos Ramil.
Korban lainnya adalah Almarhum Slamet (42), juga seorang petani Desa Pepalan. Ia meninggalkan seorang istri, Murni, serta tiga orang anak. Anak pertama telah berkeluarga, sementara anak kedua masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Dabun Gelang dan anak ketiga duduk di bangku SD Negeri 4 Dabun Gelang. Kepergian almarhum menjadi pukulan berat bagi keluarga yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil kerja kerasnya, tutur Dan Pos Ramil.
Bantuan sembako dari Kodim 0113/Gayo Lues diserahkan langsung oleh Babinsa, Serma Sukino, kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan empati atas musibah yang terjadi. Kehadiran Babinsa tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril dan penguatan bagi keluarga agar tetap tabah menghadapi cobaan, ungkap Dan Pos Ramil.
Lebih lanjut, Dan Pos Ramil menyampaikan. Perwakilan keluarga korban menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Bagi keluarga, bantuan tersebut bukan sekadar materi, tetapi menjadi tanda bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi duka yang mendalam.
Saat penyerahan bantuan, di rumah keluarga almarhum Slamet juga tengah dilaksanakan pengajian 44 hari sebagai doa bersama untuk almarhum. Suasana haru dan khidmat menyelimuti kegiatan tersebut, menjadi pengingat bahwa di balik bencana dan kehilangan, masih ada kebersamaan, kepedulian, dan doa yang terus mengalir.
Melalui kegiatan ini, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam menguatkan dan mendampingi rakyat di saat-saat paling sulit.(Kang Juna).
(Pendim 0113/ Gayo Lues)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
