Forkopimda Gayo Lues Resmikan Huntara di Desa Rigeb
Koreksi News
... menit baca
GAYO // KoreksiNews - Komitmen Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam memulihkan kondisi sosial masyarakat pascabencana terus menunjukkan progres nyata. Hal ini ditandai dengan peresmian Hunian Sementara (Huntara) yang berlokasi di Desa Rigeb Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues.Selasa, (17/02/2026)
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H, bersama jajaran Forkopimda Gayo Lues. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menegaskan sinergi kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam penanganan dampak bencana di wilayah berjuluk Negeri Seribu Bukit.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting dan pejabat teknis, di antaranya, Dr. Kheriawan (PIC BNPB), Brigjen TNI (Purn) Bambang Pratolo, Anggota DPRK Gayo Lues (Dapil 3), Peltu Nurdin (Danpos Ramil Dabun Gelang), Para Kepala SKPK di lingkungan Pemkab Gayo Lues, Camat dari lima wilayah: Blangkejeren, Dabun Gelang, Rikit Gaib, Pantan Cuaca, dan Blangjerango Serta Para Pengulu (Kepala Desa) se-Kecamatan Dabun Gelang.
Progres Pembangunan dan Penyerahan Simbolis
Dalam laporan teknisnya, tercatat sebanyak 50 unit rumah telah dinyatakan siap huni, sementara 83 unit lainnya sedang dalam tahap pembangunan dengan progres pengerjaan mencapai 85%.
Acara diawali dengan sambutan dari Pj. Bupati Gayo Lues yang sekaligus meresmikan penggunaan Huntara secara simbolis. Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan kunci hunian serta bantuan sembako kepada keluarga penerima manfaat. Puncak acara ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung ke unit-unit hunian oleh rombongan Forkopimda guna memastikan kelayakan fasilitas bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Ketua PIC BNPB dan Bupati Gayo Lues menekankan pesan penting terkait pemeliharaan aset tersebut. Mereka mengingatkan bahwa Huntara adalah milik bersama yang harus dijaga keberlangsungannya.
"Masyarakat diharapkan secara mandiri menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan Huntara. Jangan sepenuhnya membebankan pemeliharaan harian kepada pemerintah," tegas Bupati dalam sambutannya.
Pembangunan Huntara di Desa Rigeb ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga terdampak sembari menunggu proses pemulihan jangka panjang. Dengan ketersediaan hunian yang tertata, pemerintah daerah optimistis roda ekonomi dan aktivitas sosial warga dapat segera kembali normal.
Editor : Kang Juna
Sumber : Danpos Ramil Dabun Gelang
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
