E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Hasil Uji Laboratorium MBG Keluar, Pemkab Dairi Ambil Langkah Tegas Tindaklanjuti Kasus Keracunan Siswa

DAIRI // KoreksiNews
- Pemerintah Kabupaten Dairi telah menyampaikan hasil Uji Laboratorium terhadap sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di duga menjadi penyebab keracunan sejumlah siswa di SMK HKBP dan SMK Arina Sidikalang.

Hasil Uji Laboratorium tersebut disampaikan pada rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Dairi, didampingi Wakil Bupati Dairi sekaligus Ketua Satgas percepatan MBG Kabupaten Dairi pada hari Senin,23/02/2026 bertempat di ruang rapat Bupati Dairi.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda, Sekda, Asisten Pemerintahan, para kepala OPD Terkait dan juga Korwil BGN Dairi/Pak-Pak Bharat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Sumut yang di lakukan pada 13-18 Februari lalu terhadap sampel makanan, ditemukan adanya indikasi kontaminasi bakteri pada menu yang disajikan kepada siswa.Temuan tersebut diperoleh setelah dilakukan uji mikrobiologi terhadap sampel makanan yang diamankan segera setelah kejadian.

"Pada sample makanan di SMK HKBP ditemukan bakteri stapilococus aureus dan Bacillus Cereus pada nasi putih dan kapang kamir pada gulai ayam, sementara pada sampel makanan di SMK Arina ditemukan kapang kamir pada nasi putih, Total Coliform pada sayur tumis tauge dan Total Coliform pada tempe goreng tepung.sample makanan diambil dari bank sample makanan SPPG bersangkutan," ucap kadis kesehatan Dairi.

Henry juga menjelaskan, keracunan yang terjadi di duga akibat durasi waktu antara proses pengolahan makanan hingga dikomsumsi terlalu lama, sehingga memicu pertumbuhan bakteri pada makanan, kondisi tersebut diperparah oleh suhu penyimpanan dan distribusi yang tidak memenuhi standar keamanan pangan.
Bupati Dairi menegaskan bahwa Pemkab tidak akan mentolerir kelalaian dalam penyediaan makanan bagi peserta didik. "Ini adalah bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang harus kita dukung bersama dalam menyongsong Indonesia Emas di 2045.

Bupati juga menegaskan, Pemkab Dairi telah memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi 280 siswa peserta didik yang terdampak dan memastikan seluruh biaya perawatan ditanggung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sesuai yang disampaikan oleh Korwil BGN Dairi Pak-Pak Bharat.

Sementara itu Korwil BGN Dairi Pak-Pak Bharat menyampaikan, setelah kejadian dugaan keracunan di SMK HKBP dan SMK Arina Sidikalang, telah melakukan penghentian sementara operasional SPPG terkait sampai waktu yang belum ditentukan.(PS).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??