Aktivitas Peti Makin Brutal, Dugaan Puluhan Mesin Dompeng Beroperasi Di Sungai Aur
Koreksi News
... menit baca
PASAMAN BARAT //KoreksiNews - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin(PETI), diduga marak menggunakan puluhan mesin Dompeng di area perkebunan sawit warga di Karya Makmur, Jorong Kasik Putih, Kecamatan Sungai Aur, Provinsi Sumatera Barat.
Berdasarkan hasil investigasi pada Rabu 18 Maret 2026, membuktikan sebanyak puluhan mesin dompeng beroperasi melakukan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), di area lokasi perkebunan warga.
Sementara itu, sejumlah alat berat tampak terparkir di area penambangan. Diduga, hanya dihentikan sesaat, dan akan kembali difungsikan selesai lebaran.
Aktivitas itu telah memunculkan potensi buruk terhadap lingkungan sekitar, hingga merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) setempat, Ironisnya. Kegiatan itu diduga dikendalikan oleh oknum Kepala Jorong berinisial AB.Berdasarkan hasil informasi dilapangan, ekploitasi alam itu telah berlangsung cukup lama dan belum tersentuh penindakan. Salah seorang warga menyebutkan kondisi sungai sering keruh hingga menjadi keluhan bagi masyarakat sekitar.
“Aktivitas penambangan tersebut sudah lama berjalan dan terkesan lolos dari pemantauan Aparat Penegak Hukum, sementara warga butuh perlindungan" tegasnya.
Saat di konfirmasi Kapolsek Lembah Melintang, AKP JUNAIDI S.H ,menegaskan, Pengecekan terkait status aktivitas akan dilaksanakan dan berjanji siap menegak hukum terhadap aktivitas ilegal.
"Dugaan galian C dan Peti akan kita cek dulu, dan akan ditindak apabila ada aktivitas ilegal ", tegasnya.
Kondisi ini dinilai bertolak belakang dengan Instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor 2/INST-2025 tentang Pencegahan, Penertiban dan Penegakan Hukum Aktivitas Penambangan Tanpa Izin yang diteken pada 14 September 2025.
Dalam instruksi tersebut, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum diminta mengambil langkah tegas, mulai dari identifikasi lokasi PETI, peningkatan pengawasan, hingga penindakan hukum terhadap pelaku.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan aktivitas PETI di wilayah Sungai Aur masih berlangsung, meski sebagian alat berat diduga berhenti sementara.(HMD)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

