Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pasbar, Warga Gunakan Batang Kelapa Sebagai Akses Darurat
Koreksi News
... menit baca
PASAMAN BARAT //koreksiNews - Unjuk keberhasilan program yang direalisasikan di masa refleksi kepemimpinan bupati Pasbar selama satu tahun, justru warga Pengambiran dan Rojang sudah enam bulan mengalami kesulitan menggunakan akses jalan tidak memadai 27/3/2026. Provinsi Sumatra Barat.
Menggunakan sejumlah batang kelapa sebagai akses darurat, tentunya sulit di percaya di tengah refleksi masa satu tahun kepemimpinan Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M.Ihpan yang sangat membanggakan itu,
Menurut rilisan Diskominfo pada tanggal 25 Maret 2026, refleksi kepemimpinan Bupati Yulianto dan wakil bupati M. Ihpan menunjukkan keberhasilan yang membanggakan. Berbagai program telah direalisasikan selama masa satu tahun genap jabatan. Mulai dari Pendidikan, Kesehatan dan Pembangunan yang merata, dan berkeadilan sebagai bentuk claim yang membanggakan bagi Pemkab Pasaman Barat.
Sementara, suasana membanggakan itu justru dianggap hanya sebagai kesan politik semata, faktanya ribuan warga hampir terisolasi di Jorong Pengambiran, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, selama enam bulan kondisi jembatan hampir ambruk tanpa ada perbaikan.
Warga terpaksa menggunakan jembatan batang kelapa sebagai akses darurat, rutinitas terganggu, perjalanan berisko bahkan kerap ancam keselamatan pengendara.
Kondisi itu seakan menjadi tamparan keras ditengah tajuk refleksi masa satu tahun kepemimpinan Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M.Ihpan, yang seakan dijustifikasi sebagai suatu keberhasilan.
Satu sisi adanya claim keberhasilan dalam masa kepemimpinan genap satu tahun, dan dilain sisi justru ribuan warga masih bertaruh nyawa saat menggunakan akses jalan tidak memadai, bahkan dianggap luput dari perhatian dari Pemda Pasbar.
Realita ini sontak memunculkan kritikan dari kalangan aktivis, Yusril Ihza Mahendra justru berharap kedepan Pemerintah Daerah dapat menyampaikan informasi pembangunan secara proposional, dan terbuka, sehingga tidak menimbulkan goresan hati warga di daerah.
Sebagi Wakil Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IBNU), Pasbar, itu juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat agar jangan terlalu cepat mengklaim suatu keberhasilan di atas perahu orang lain, " sejumlah program yang ditampilkan dalam publikasi resmi Diskominfo itu justru masih diragukan, bahkan ini dianggap sebagai politik Claim," tegasnya.
Ia juga menegaskan, Pemerintah Pasbar kedepannya harus bijak mempublikasikan informasi di Daerah," jangan terlalu cepat membanggakan keberhasilan kinerja sementara warga masih bertaruh nyawa menghadapi akses jalan yang luput dari perbaikan," ketusnya.
Hingga berita ini di terbitkan, belum ada keterangan resmi dari Instansi terkait, mengenai upaya perbaikan jembatan rusak parah di Jorong Rojang, Nagari Situak Barat, Kecamatan Lembah Melintang.(Hamidan).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
