Bang YD Kembali Tebar Kepedulian, Bantu Anak-anak Kurang Mampu Sambut Tahun Ajaran Baru
Koreksi News
... menit baca
GUNUNGSITOLI // KoreksiNews – Menyambut dimulainya tahun ajaran baru, kepedulian kembali ditunjukkan oleh Dr. H.C. Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD. Melalui Gerakan Peduli, ia menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan dengan semangat.
Aksi sosial ini bermula dari laporan yang disampaikan Tim Gerakan Peduli pada pagi hari. Dalam laporan tersebut, sejumlah anak diketahui terancam memulai sekolah tanpa seragam, sepatu, tas, buku, maupun perlengkapan belajar lainnya akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
Salah satu kisah yang menyentuh datang dari seorang ayah yang sebelumnya bekerja sebagai sopir angkutan kota. Setelah kendaraan tempatnya bekerja dijual oleh pemiliknya, ia kini hanya mengandalkan pekerjaan sebagai kuli bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu. Pendapatan yang diperoleh hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga membeli perlengkapan sekolah bagi anak-anaknya menjadi beban yang sulit dipenuhi.
Mendengar kondisi tersebut, Bang YD segera menginstruksikan agar bantuan disalurkan melalui Gerakan Peduli kepada keluarga yang telah disurvei dan dinyatakan benar-benar membutuhkan.
"Saya tidak tega jika mendengar ada anak-anak yang terkendala sekolahnya hanya karena tidak ada biaya untuk membeli baju seragam, tas, sepatu, buku, dan perlengkapan sekolah lainnya. Dulu saya juga pernah merasakan hidup dalam keterbatasan seperti itu. Karena itu, saya ingin mereka tetap semangat sekolah dan jangan sampai putus di tengah jalan,"ujar Bang YD.
Bantuan yang diberikan meliputi berbagai kebutuhan dasar sekolah, seperti seragam, tas, sepatu, buku, dan perlengkapan belajar lainnya. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus menghadirkan senyum dan semangat baru bagi anak-anak dalam menyongsong tahun ajaran baru.
Bang YD juga menitipkan pesan penuh harapan kepada seluruh anak penerima bantuan agar tidak pernah menyerah mengejar pendidikan.
"Semoga anak-anak yang hari ini menerima bantuan dapat terus bersekolah hingga perguruan tinggi, meraih cita-cita, sukses di masa depan, membahagiakan kedua orang tuanya, dan kelak mampu memperjuangkan kehidupan orang lain sebagaimana mereka pernah ditolong hari ini," tuturnya.
Bagi Gerakan Peduli, membantu pendidikan bukan hanya sebatas memberikan tas, sepatu, atau buku. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan upaya menjaga harapan, menumbuhkan mimpi, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pengurus dan relawan Gerakan Peduli di Kota Gunungsitoli yang terus bekerja melakukan pendataan, survei, hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan dapat terus tumbuh, sehingga semakin banyak anak-anak yang memperoleh kesempatan untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita mereka.
Sebab, setiap anak berhak memiliki mimpi yang besar, dan keterbatasan ekonomi seharusnya tidak pernah menjadi alasan untuk menghentikan langkah mereka menuju masa depan yang lebih baik.
Editor: Ganda Pasaribu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
