E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Kasus Berbeda, Ayah dan Anak Perempuan Sama-sama Masuk Lapas Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI // KoreksiNews
- Seorang ayah dan anak perempuannya kini sama-sama menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli setelah masing-masing dinyatakan bersalah dalam perkara hukum yang berbeda.

Sang ayah berinisial DZ  lebih dahulu menjalani hukuman penjara setelah dinyatakan bersalah dalam perkara pemalsuan dokumen ijazah. Berdasarkan putusan pengadilan, ia dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun 4 bulan.

Tidak lama berselang, anak perempuannya, BIZ jjuga harus menjalani hukuman di lapas yang sama. Ia dinyatakan bersalah dalam perkara penganiayaan dan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Gunungsitoli dijatuhi hukuman 6 bulan penjara.

Kini, ayah dan anak tersebut sama-sama berstatus sebagai warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli. Peristiwa ini menjadi sorotan karena keduanya menjalani hukuman di tempat yang sama, meski berasal dari perkara yang berbeda.

Dikutip dari Media Online Tekab 86, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Markhiza, S.H., M.Si., membenarkan bahwa keduanya sedang menjalani masa pidana di lapas tersebut.

"Iya, orang tuanya lebih dahulu masuk ke lapas dengan kasus yang berbeda. Kami mengetahui hubungan keluarga mereka karena sebelumnya yang bersangkutan pernah datang menjenguk orang tuanya di lapas," ujar Markhiza saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (25/7).

Kasus ini menjadi gambaran bahwa setiap pelanggaran hukum memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan. Pemalsuan dokumen maupun tindakan penganiayaan merupakan tindak pidana yang dapat berujung pada hukuman penjara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu menyelesaikan persoalan dengan cara-cara yang sesuai hukum, mengendalikan emosi dalam menghadapi konflik, serta menghindari penggunaan dokumen yang tidak sah. Kesalahan yang dilakukan seseorang tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga dapat membawa konsekuensi yang besar bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??