E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Satu Tahun Perjalanan Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI // KoreksiNews – Sebuah gerakan kebaikan tidak selalu lahir dari ruang rapat yang formal atau perencanaan yang rumit. Terkadang, ia berawal dari obrolan sederhana di sudut warung kopi, digerakkan oleh keresahan nurani yang sama, lalu tumbuh menjadi oase bagi mereka yang membutuhkan. Begitulah kisah lahirnya Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli.

Tepat pada 13 Juli 2025 yang bertepatan dengan 18 Muharam 1447 Hijriah, sebuah gerakan dakwah dan sosial mulai dirintis. Pertemuan spontan antara Ustadz Irwansyah Gulo dan sahabatnya, Randy Raharja, di sebuah warung kopi di Jalan Pattimura, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, menjadi titik awal berdirinya komunitas tersebut.

Di tengah aroma kopi dan hangatnya perbincangan malam, muncul sebuah pertanyaan sederhana namun bermakna, yakni bagaimana cara nyata membantu fakir miskin, anak yatim, kaum dhuafa, serta saudara-saudara mualaf di sekitar mereka

Dari ketulusan niat itulah Komunitas Aine Berbagi Berkah resmi dibentuk. Pada malam yang sama, beberapa sahabat langsung dihubungi dan bergabung ke dalam grup WhatsApp Aine Berbagi Berkah sebagai langkah awal membangun gerakan bersama.

"Kami waktu itu berpikir bagaimana bisa membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Atas dasar itulah komunitas ini dibentuk. Murni untuk dakwah dan sosial, dengan motto Mengokohkan Keikhlasan Serta Menggapai Ridho-Nya tanpa ada unsur ataupun nuansa politik di dalamnya,"ujar Koordinator Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli, Ustadz Irwansyah Gulo, mengenang awal berdirinya komunitas tersebut.

Adapun yang mencetuskan logo Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli adalah Kiyai Br. Yahya Bin Muhammad Imamuddin Safari Algiri Aljilani ( Muallim Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan Pamekasan Madura Jawa Timur).
Penyerahan santunan kepada 65 orang kaum dhuafa dan anak yatim di Masjid Raya Al-Furqan
Sejak mengawali langkahnya, komunitas ini tidak pernah menunda niat baik. Hanya beberapa hari setelah berdiri, tepatnya pada Jumat, 18 Juli 2025 (22 Muharam 1447 H), aksi sosial perdana langsung dilaksanakan. Masjid Jami Al-Ikhwan Saombo, Kota Gunungsitoli, menjadi saksi penyaluran santunan kepada 13 orang kaum dhuafa dan anak yatim.

Langkah para relawan pun tidak berhenti di sana. Di bidang dakwah, Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli secara rutin menggelar majelis zikir, doa, dan ceramah yang dirangkai dengan kegiatan penyantunan bagi kaum dhuafa dan anak yatim.

Kepedulian mereka bahkan melampaui batas administratif Kota Gunungsitoli. Berbagai kegiatan sosial juga menjangkau wilayah lain di Kepulauan Nias, di antaranya Masjid Al-Mukkaramin di Desa Balefadorotuho, Kabupaten Nias Utara, serta sejumlah daerah lainnya.

Tidak hanya itu, saat bencana alam melanda Pulau Sumatera pada tahun 2025, komunitas ini juga turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan berupa paket sembako bagi masyarakat terdampak langsung diserahkan di Posko Kampung Menanggini Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan penyembelihan dan penyaluran tiga ekor sapi qurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H
Dedikasi tersebut semakin nyata pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli berhasil memfasilitasi penyembelihan dan penyaluran tiga ekor sapi qurban, terdiri dari dua ekor sapi dari Shahibul Aine Berqurban dan satu ekor sapi dari Yayasan Al-Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Urusan Agama Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli.

Seluruh program sosial yang telah menyentuh masyarakat itu dapat terus berjalan berkat dua pilar utama, yakni kemurnian niat yang bebas dari kepentingan politik serta semangat gotong royong melalui infak dan sedekah bulanan para sahabat komunitas, baik yang berada di Kepulauan Nias maupun di luar daerah serta dari uluran tangan dari para dermawan yang tidak terikat.

Ustadz Irwansyah menjelaskan, salah satu program utama Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli adalah mempererat silaturahmi melalui Majelis Aine yang diisi dengan zikir dan selawat serta dilaksanakan secara rutin satu kali setiap bulan.
Program Khitanan Barokah Tahun Ke-3 yang dilaksanakan di Halaman Kantor KUA Gunung
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Komunitas Aine Berbagi Berkah juga melaksanakan berbagai program berkelanjutan. Salah satunya adalah Program Khitanan Barokah Tahun Ke-3 yang digelar pada Selasa, 16 Juni 2026.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan KUA Kecamatan Gunungsitoli, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Nias, serta para dermawan. Sebanyak 23 anak berhasil mengikuti khitan gratis sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban orang tua mereka.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pengabdian, Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli menggelar Milad Pertama di Masjid Raya Al-Furqan Kota Gunungsitoli pada Minggu (19/07/2026) yang dihadiri Ketua BKM Masjid Raya Al-Furqan Kota Gunungsitoli, Ustadz Wilman Harefa, S.Pd.I., para penasihat, serta seluruh sahabat Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli.
Milad Pertama di Masjid Raya Al-Furqan Kota Gunungsitoli 
Acara berlangsung khidmat dengan diisi tausiyah penuh hikmah yang disampaikan oleh Ustadz Imam Akbar dan penyaluran santunan kepada 65 orang kaum dhuafa dan anak yatim. Bantuan tersebut terdiri dari 30 paket yang berasal dari infak khusus dari hamba Allah dan 35 paket yang disiapkan oleh Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli.

Melalui momentum Milad Pertama ini, Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung agar gerakan dakwah dan sosial ini tetap eksis serta berkesinambungan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Mari bersama-sama menebar manfaat yang lebih luas, merajut kepedulian, dan menjemput ridho Allah SWT. Karena sekecil apa pun kepedulian yang kita berikan, bisa jadi itulah jawaban atas doa-doa mereka,"ajak Ustadz Irwansyah.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Irwansyah Gulo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun  materiel, sehingga seluruh program Komunitas Aine Berbagi Berkah Kota Gunungsitoli dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Editor : Ganda Pasaribu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??