E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Baru Melahirkan, Tak Punya Biaya untuk Pulang, Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli Hadir Membantu

GUNUNGSITOLI // KoreksiNews
- Di balik kebahagiaan seorang ibu setelah melahirkan, tersimpan kisah haru tentang perjuangan menghadapi keterbatasan ekonomi. Seorang ibu warga Kota Gunungsitoli yang baru saja melahirkan di sebuah rumah sakit di kawasan Olora harus menghadapi persoalan biaya sebelum dapat pulang bersama buah hatinya.

Ibu tersebut diketahui tidak memiliki BPJS. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat seluruh biaya persalinan harus ditanggung secara mandiri. Meski telah diperbolehkan pulang, keluarga belum mampu melunasi biaya yang harus dibayarkan kepada pihak rumah sakit.

Sejak pagi, sang suami telah berusaha mencari pinjaman dari berbagai pihak. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Di tengah kebingungan dan keterbatasan, sang ibu akhirnya memberanikan diri menghubungi Dr. (H.C.) Yusman Dawolo, M.Kom.I., untuk memohon bantuan.

Dalam pesan yang disampaikannya, sang ibu mengungkapkan kondisi yang sedang dihadapinya dengan penuh harap.

“Sebelumnya mohon maaf mengganggu, aku hanya minta tolong sama Bang YD, bahwa tujuan aku menghubungi untuk meminta bantuan dari Bang YD. Saya baru saja melahirkan di Klinik Bidan di Olora. Sejak tadi pagi semestinya aku sudah bisa pulang ke rumah dan disarankan untuk pulang, tapi aku tidak punya biaya. Suami saya dari tadi pagi sudah berusaha minjam sana-sini, tapi tidak ada yang menolong." WA nya.

Pesan tersebut menggambarkan betapa beratnya situasi yang sedang dihadapi keluarga tersebut. Di satu sisi, mereka baru saja menyambut kebahagiaan dengan lahirnya seorang buah hati. Namun di sisi lain, persoalan biaya membuat langkah untuk pulang ke rumah terasa begitu berat.
Mendengar kondisi tersebut, Bang YD langsung komunikasi kepada kawan-kawan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli untuk bergerak membantu.

Bagi sang ibu dan keluarganya, bantuan itu bukan sekadar persoalan materi. Uluran tangan tersebut menghadirkan ketenangan di tengah kekhawatiran, sekaligus membuka harapan agar sang ibu dapat segera pulang dan berkumpul bersama buah hatinya.

Dengan penuh rasa syukur, penerima bantuan menyampaikan terima kasih kepada Yusman Dawolo atau Bang YD dan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli. Ia juga memanjatkan doa agar setiap kebaikan yang diberikan mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Pencipta.

“Terima kasih banyak atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak Yusman Dawolo dengan rezeki yang berlimpah, diberikan kesehatan, umur panjang, dimudahkan dalam setiap pekerjaan dan usaha, serta selalu dilindungi bersama keluarga. Semoga kebaikan yang diberikan kepada kami menjadi berkat dan kembali berlipat ganda kepada Bapak dan keluarga.” Doanya

Doa tersebut menjadi ungkapan tulus dari seorang ibu yang sedang berjuang melewati masa sulit setelah melahirkan. Sebuah doa yang lahir dari rasa syukur karena ketika dirinya berada dalam keadaan membutuhkan, masih ada pihak yang memilih untuk hadir dan peduli.

Bagi keluarga penerima bantuan, apa yang dilakukan Dr. (H.C.) Yusman Dawolo, M.Kom.I. bersama Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli bukan sekadar bantuan materi. Di tengah kecemasan yang mereka rasakan, kepedulian tersebut menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti.

Editor: Ganda Pasaribu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??