E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Pelaksana Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias Disorot, Dua Dugaan Jadi Perhatian Publik

Foto Ilustrasi
NIAS // KoreksiNews
– Proyek revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan publik. Sejumlah isu yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk di media sosial, memunculkan pertanyaan terkait pelaksanaan proyek yang saat ini masih berlangsung.

Dua isu yang menjadi perhatian utama adalah dugaan penggunaan pasir laut sebagai material konstruksi dan dugaan pelaksanaan pekerjaan pengecoran saat kondisi hujan.

Kedua persoalan tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kualitas dan ketahanan bangunan. Dalam pekerjaan konstruksi, setiap material yang digunakan wajib memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana diatur dalam dokumen kontrak. Apabila material yang digunakan tidak sesuai standar, dikhawatirkan dapat memengaruhi mutu bangunan dan mengurangi usia layan konstruksi.

Salah satu isu yang berkembang adalah dugaan penggunaan pasir laut. Secara teknis, penggunaan pasir laut dalam pekerjaan beton tidak serta-merta dilarang, namun material tersebut harus memenuhi persyaratan teknis dan telah melalui proses pengujian sehingga memenuhi standar yang dipersyaratkan. Pasir yang masih mengandung kadar garam tinggi berpotensi mempercepat korosi pada tulangan baja, sehingga dapat memengaruhi kekuatan struktur bangunan dalam jangka panjang.

Selain itu, publik juga menyoroti dugaan pelaksanaan pengecoran beton saat hujan. Pada prinsipnya, pengecoran saat hujan tidak selalu dilarang, namun pelaksanaannya harus mengikuti prosedur teknis yang ketat. Apabila hujan terjadi tanpa perlindungan atau penanganan yang sesuai, kondisi tersebut dapat memengaruhi komposisi campuran beton, menurunkan kualitas permukaan, bahkan berpotensi mengurangi kekuatan beton yang dihasilkan.

Apabila terbukti terjadi penyimpangan terhadap spesifikasi material maupun metode pelaksanaan pekerjaan, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi mutu bangunan, mempercepat kerusakan, meningkatkan biaya pemeliharaan, hingga berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara apabila hasil pekerjaan tidak sesuai dengan ketentuan kontrak.

Sebaliknya, apabila seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, standar konstruksi, dan prosedur yang berlaku, maka penjelasan resmi dari pihak pelaksana proyek menjadi penting untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus memberikan kepastian bahwa pekerjaan telah dilaksanakan sesuai aturan.

Mengingat proyek ini menggunakan anggaran negara dan menyangkut fasilitas pendidikan, masyarakat berharap instansi yang berwenang, termasuk pihak pemberi kerja, konsultan pengawas, serta aparat pengawas internal maupun lembaga terkait, dapat melakukan pengecekan atau verifikasi langsung di lapangan.

Langkah tersebut penting untuk memastikan seluruh material dan metode pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis, dokumen kontrak, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, hasil pemeriksaan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus menjaga akuntabilitas pelaksanaan proyek.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut Rabu(05/08/2026), KoreksiNews telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek, PT Razasa Karya, melalui perwakilannya, Eko Sembiring, melalui pesan ssingkat

KoreksiNews meminta penjelasan terkait dugaan penggunaan pasir laut sebagai material konstruksi serta dugaan pelaksanaan pengecoran beton saat hujan, termasuk apakah material yang digunakan telah melalui pengujian dan apakah proses pekerjaan telah mengikuti standar teknis yang berlaku.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, PT Razasa Karya belum memberikan tanggapan maupun penjelasan resmi atas konfirmasi yang telah disampaikan.

Editor : Ganda Pasaribu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??