Pengurus Pemuda Katolik Nias Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik
Koreksi News
... menit baca
NIAS BARAT // KoreksiNews - Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Nias Barat periode 2026–2029 resmi dilantik di Tokosa Hall, Kabupaten Nias Barat, Sabtu (29/8/2026). Filemo Daeli, S.H., M.H., dipercaya memimpin kepengurusan untuk masa bakti tersebut.
Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Komisariat Daerah Pemuda Katolik Provinsi Sumatera Utara, Inter Of Fitelis Zalukhu, S.H., yang hadir mewakili Komisariat Daerah Pemuda Katolik Provinsi Sumatera Utara.
Mewakili Bupati Nias Barat, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat Ernawati Gulo, S.Pd., M.M., hadir dan menyampaikan sambutan pemerintah daerah.
Acara turut dihadiri Ketua Dewan Penasihat Pemuda Katolik Nias Barat sekaligus mantan Bupati Nias Barat A.A. Gulo, anggota DPRD Kabupaten Nias Barat Martianus Gulo, Pastor Moderator P. Markus Suradi, OSC., Komandan Batalyon TP 903/Baluseda beserta jajaran, perwakilan Polri, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Barat, para Ketua DPSI Wilayah Kabupaten Nias Barat, Ketua KNPI Kabupaten Nias Barat Yeremia Doddy Putra Daely, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Barat, Ketua Komcab Pemuda Katolik Kota Gunungsitoli Imansius Telaumbanua, Ketua MPC Pemuda Pancasila Nias Barat Aperlius Gulo, S.H., Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kabupaten Nias Barat, para demisioner Pemuda Katolik Nias Barat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Ernawati Gulo menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk membawa organisasi dan generasi muda Nias Barat semakin berkontribusi.
Ia mengajak Pemuda Katolik menjadikan iman sebagai dasar pengabdian, memperkuat persatuan dan kerukunan, meningkatkan kapasitas generasi muda, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Pemuda Katolik, kata Ernawati, diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga hadir melalui karya sosial dan berkolaborasi dalam berbagai program pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Nias Barat siap membuka diri dan berkolaborasi dengan Pemuda Katolik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap disiplin, santun, bertanggung jawab, serta membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kepemimpinan dalam organisasi pada hakikatnya adalah pelayanan. Ukuran keberhasilan kepengurusan bukan hanya banyaknya kegiatan, tetapi seberapa besar manfaat yang diberikan untuk masyarakat,” katanya.
Ketua Dewan Penasihat Pemuda Katolik Nias Barat sekaligus mantan Bupati Nias Barat A.A. Gulo mengingatkan pengurus agar semangat pelantikan tidak berhenti pada seremoni.
Menurutnya, semangat tersebut harus terus dijaga dan diwujudkan melalui kerja nyata, kekompakan, serta program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jangan hanya semangat pada saat pelantikan. Setelah ini, semangat itu harus tetap ada dan dibuktikan melalui karya serta kerja nyata,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Komda Pemuda Katolik Provinsi Sumatera Utara Inter Of Fitelis Zalukhu, S.H., mengajak kader menjaga persatuan dan menjadikan organisasi sebagai ruang untuk hadir di tengah masyarakat.
Ia menyoroti sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama, di antaranya narkoba, stunting, lingkungan hidup, dan perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Ia mengajak kader berperan dalam pencegahan narkoba, mendukung upaya penanganan stunting, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam menghadapi perkembangan AI, kader juga diminta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
“Dalam ruang-ruang digital kita harus bisa hadir untuk membuat situasi AI di dunia media sosial menjadi kondusif, menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong kader memahami dan menyosialisasikan ajaran sosial Gereja serta membangun hubungan yang baik dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat demi mewujudkan kebaikan bersama.
Pesan penggembalaan disampaikan Pastor Moderator Pemuda Katolik Nias Barat, P. Markus Suradi, OSC. Ia mengajak umat Katolik, khususnya kader Pemuda Katolik, untuk menghadirkan wajah Gereja melalui karya, kasih, dan pelayanan di tengah masyarakat.
“Sekali lagi, mari kita tampilkan wajah Gereja yang adalah berkat dan karunia,” pesannya.
Ia berharap amanah yang telah diikrarkan pengurus dapat diwujudkan melalui tindakan nyata serta membawa manfaat bagi masyarakat.
Ketua KNPI Kabupaten Nias Barat Yeremia Doddy Putra Daely turut menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru. Ia mengajak Pemuda Katolik bergabung dan mengambil bagian dalam wadah KNPI bersama organisasi kepemudaan lainnya.
Yeremia menyatakan KNPI siap membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan Pemuda Katolik serta OKP lainnya. Ia juga berharap pemerintah daerah terus membuka ruang bagi OKP untuk terlibat dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan.
Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Nias Barat Filemo Daeli, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih kepada Komisariat Daerah Pemuda Katolik Provinsi Sumatera Utara atas kepercayaan yang diberikan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah daerah, Gereja, para tokoh, organisasi kepemudaan, para demisioner, serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan.
Filemo mengatakan kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk menjalankan organisasi dengan baik dan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi awal bagi kepengurusan Pemuda Katolik Nias Barat periode 2026–2029 untuk memperkuat kaderisasi, menjaga kebersamaan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembangunan daerah.
Kegiatan ditutup dengan seruan “Pro Ecclesia et Patria”, sebagai semangat pengabdian untuk Gereja dan negara.(Dedy Halawa).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
