E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Anak Sekolah Nyaris Hanyut di Sungai di Nias Selatan, Yusman Dawolo Desak Pemerintah Bangun Jembatan

NIAS SELATAN // Koreksinews
- Aksi heroik diperlihatkan oleh Asdar (17), seorang siswa SMA asal Desa Fondakeraya, Kecamatan Ulususua, Nias Selatan. Bersama dengan warga setempat, remaja ini berhasil menggagalkan tragedi maut dengan menyelamatkan seorang anak sekolah yang hampir hanyut terseret luapan banjir sungai pada Sabtu (3/10/2026).

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi saat debit air sungai meningkat drastis akibat curah hujan yang tinggi. Ketika seorang anak sekolah mencoba menyeberang, arus deras tiba-tiba menyeret tubuhnya. Melihat situasi kritis itu, Asdar bersama warga langsung bergerak cepat menerjang arus untuk mengevakuasi korban hingga berhasil diselamatkan ke pinggir sungai.

Aksi tanggap dan keberanian Asdar bersama warga ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Tokoh Nias, Yusman Dawolo M.Kom.l . Pria yang selama ini dikenal luas oleh masyarakat sebagai sosok yang kritis terhadap ketimpangan sosial namun sangat dermawan dalam membantu warga miskin ini, mengaku terharu atas keberanian mereka.

Sebagai sosok yang vokal, Yusman menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi alarm keras bagi pemangku kebijakan. Ia melayangkan desakan kuat kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Nias Selatan, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, hingga Pemerintah Pusat untuk segera turun tangan membangun jembatan permanen.

"Kami meminta dengan sangat kepada pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat untuk segera membangun jembatan di sungai ini. Infrastruktur ini sangat penting dan mendesak untuk warga sekitar," ujar Yusman Dawolo dengan tegas.

Yusman menambahkan, ketiadaan jembatan membuat aktivitas sehari-hari warga, terutama anak-anak yang ingin pergi ke sekolah, menjadi taruhan nyawa yang menakutkan setiap hari.

"Kalau lewat sungai terus seperti ini, kondisinya sangat berbahaya. Jangan tunggu sampai ada korban jiwa jatuh baru pemerintah sibuk bertindak," tambah figur yang dikenal kerap menyuarakan hak-hak masyarakat kecil ini.

Kini, masyarakat Desa Fondakeraya berharap desakan kritis dari Yusman Dawolo dan aksi heroik Asdar ini didengar oleh pemerintah agar jembatan yang diimpikan warga bisa segera terealisasi demi keselamatan bersama.

 Liputan: Ganda Pasaribu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??