Bersama Kepala Desa, Warga Mbarung Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir
Koreksi News
... menit baca
ACEH TENGGARA // Koreksinews — Kepala Desa Mbarung bersama warga akhirnya mengambil tindakan nyata secara gotong royong dengan membangun jembatan darurat. Langkah ini diambil setelah jembatan rangka baja setempat putus diterjang derasnya arus Kali Alas beberapa waktu lalu. Meski pemerintah daerah sempat meninjau lokasi kejadian, warga menilai kedatangan tersebut tak ubahnya seperti "turis lokal" yang hanya datang untuk berfoto saja.
Melihat kondisi yang tak kunjung mendapat kepastian, kepala desa dan warga setempat bertindak cepat. Melalui hasil musyawarah bersama, pada Sabtu (17/10/2026), warga Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, mulai bergerak membangun jembatan menggunakan bahan seadanya. Mereka memanfaatkan batang pinang dan kayu yang dibeli dari hasil swadaya—menggunakan bantuan dana dari warga sekitar, kepala desa, hingga sumbangan warga tetangga.
Kendati hanya terbuat dari bahan sederhana, keberadaan jembatan darurat ini disambut haru dan penuh rasa bangga oleh masyarakat yang kerap melintas. Warga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh relawan yang telah bekerja keras dan ikhlas menyumbangkan tenaga demi kepentingan bersama.
Jembatan ini menjadi jalur vital bagi banyak orang, mulai dari para petani yang hendak berkebun hingga anak-anak sekolah yang sempat terputus akses pendidikannya sejak jembatan penghubung utama antara Kecamatan Darul Hasanah, Lawe Alas, dan Babussalam tersebut hancur.(Jaminan)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
