E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Program SI-MANTAP, Lapas Bersama Dinas Perikanan Way Kanan Laksanakan Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar

WAYKANAN//KoreksiNews
- Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keterampilan petugas dan warga binaan di bidang kemandirian pangan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan bersama Dinas Perikanan Kabupaten Way Kanan melaksanakan pelatihan dan praktik lapangan budidaya ikan air tawar sebagai bagian dari pengembangan Program SI-MANTAP (Strategi Kemandirian Pangan Melalui Integrasi Pertanian, Peternakan dan Perikanan) Kamis (16/10).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Lapas Way Kanan dalam mengembangkan program kemandirian pangan yang tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan lahan, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas serta warga binaan agar mampu mengelola kegiatan budidaya secara produktif, terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait teknik dasar budidaya ikan air tawar, mulai dari persiapan kolam, pemilihan dan penebaran benih, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, hingga pemeliharaan dan pengendalian risiko dalam proses budidaya.

Tidak hanya melalui penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik lapangan sehingga peserta dapat secara langsung memahami tahapan budidaya ikan yang baik dan benar. Pendekatan teori dan praktik ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata warga binaan dalam mengembangkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Way Kanan, Riski Burhannudin menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Dinas Perikanan merupakan bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan Program SI-MANTAP.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa program kemandirian pangan di Lapas tidak hanya berjalan sebagai kegiatan rutin, tetapi benar-benar menjadi sarana peningkatan kompetensi dan keterampilan bagi petugas dan warga binaan. Dengan dukungan penyuluh dari Dinas Perikanan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kami berharap pengelolaan budidaya ikan dapat dilakukan secara lebih tepat, produktif, terintegrasi dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pengembangan budidaya ikan air tawar diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem kemandirian pangan di Lapas Way Kanan. Integrasi antara sektor pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi konsep utama SI-MANTAP dalam mengoptimalkan sumber daya yang tersedia sekaligus menciptakan kegiatan produktif bagi warga binaan.

Melalui sinergi bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait, Lapas Way Kanan terus mendorong terwujudnya pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat nyata. Program SI-MANTAP diharapkan tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga membentuk keterampilan, pengalaman kerja, serta kemandirian warga binaan sebagai bekal untuk kembali berkontribusi di masyarakat.(Ibrahim)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??