Tapis Beras " Nyiru" Kerajinan Tangan Oleh Warga Desa Tara Mata
Koreksi News
... menit baca
SUMBA BARAT DAYA-KoreksiNews, Kerajinan tangan membuat Nyiru, merupakan kreatifitas oleh masyarakat lokal khususnya masyarakat Des Tara Mata, Kecamatan Wewewa Tenga, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).
Nyiru merupakan salah satu alat yang menjadi perabot rumah tangga yang berfungsi untuk "Tapis Beras" atau alat yang di pakai untuk membersihkan beras, yang biasa di sebut "Tapi" oleh masyarakat lokal Tara Mata.
Perabot berupa Nyiru ini di pakai oleh seluruh masyarakat Sumba khususnya masyarakat Desa Tara Mata.
Salah satu warga yang kerap di sapa, Malo Bulu mengatakan, Perabot Nyiru sangat bermanfaat dalam pembersihan beras setiap hari dan khususnya pada saat acara keluarga atau acara-acar adat.
" Perabot Nyiru ini terbuat dari tamian dan bentuknya bulat, dan dalam pembuatan Nyiru ini cukup rumit, tuturnya.
Lanjutnya, dalam pembuatan Nyiru alat dan bahan yang di persiapkan hanya tamian, dan lale. Lale itu sendiri adalah tumbuhan liar yang tumbuh di hutan, modelnya lentur dan bisa juga digunakan sebagai tali.
" Sebelum menganyam Nyiru, tamian terlebih dahulu di belah satu persatu dengan ukuran kecil setelah di dibelah, dikupas sehingga tersisa kulitnya kemudian kulit tamian di keringkan di bawah sinar mata hari agar kualitasnya kuat dan bagus," jelasnya.
Selanjutnya, setelah di jemur kemudian di kumpul untuk siap di rakit untuk dijadikan Nyiru.
Malo Bulu adalah salah seorang warga Desa Tara mata yang kreatif dan sangat berpotensi membuat Nyiru dan karya tangannya sangat indah dan berkualitas dan menghasilkan Nyiru sangat bagus sehingga masyarakat Desa Tara mata sering memesan agar dibuatkan Nyiru olehnya.(DOMINGGUS)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
