Jelang Panen, Warga Desa Sungai Bemban kabupaten Sarolangun Berburu Babi Celeng
SAROLANGUN //KoreksiNews - Kepala Desa Sungai Bemban, Suryadi, bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara resmi membuka acara pelepasan berburu babi hutan yang digelar pada hari Selasa,( 20/8).
Berburu babi hutan atau celeng ini merupakan tradisi yang telah lama dilakukan oleh masyarakat di Desa Sungai Bemban, Kecamatan Batangasai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, menjelang musim panen yang bertujuan untuk melindungi hasil panen para petani dari serangan hama babi celeng yang sering merusak tanaman di sawah, kebun ubi, dan pisang.
Ketua panitia berburu babi hutan, Junaidi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bertani."Dengan adanya berburu babi hutan, kami berharap dapat melindungi hasil panen masyarakat, seperti sawah, kebun ubi, dan pisang, dari kerusakan yang disebabkan oleh serangan babi hutan," kata Junaidi.
Menurut Junaidi, berburu babi hutan ini bukan hanya sekadar kegiatan biasa, tetapi juga sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Sungai Bemban pada musin panen.
"Setiap menjelang panen, berburu hama babi atau babi celeng ini selalu dilakukan untuk memastikan hasil panen para petani bisa optimal," tambahnya.
Berdasarkan hasil rapat antara pemerintahan desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan unsur warga disepakati bahwa semua warga turut berpartisipasi memberikan sumbangan pribadi untuk mendukung kegiatan berburu babi celeng ini dan kontribusi ini menunjukkan tingginya semangat gotong royong dan kepedulian warga Desa terhadap keberhasilan kegiatan ini.Wartawab KoreksiNews, Abdulrazak, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah Kabupaten Sarolangun mendukung program berburu babi hutan ini.
Ia menekankan pentingnya dukungan tersebut demi kelangsungan dan keberhasilan program ini, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Bemban.(ABDUL RAZAK).


