E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Sempat Mengganggu Arus Lalu Lintas Pada Saat Kampanye Akbar Sanak Sudaro Pejuang Petani, Ini Kata Paslon Monadi -Murison

KERINCI // KoreksiNews
- Pasca usai Kampanye Akbar Sanak Sudaro Pejuang Petani yang dihadiri puluhan ribu masyarakat, sempat membuat arus lalu lintas terganggu, Minggu (17/11/2024), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci nomor urut 3, Monadi -Murison menyampaikan permohonan maaf. 

Calon Bupati Kerinci Monadi, menyampaikan permohonan mohon maaf atas kemacetan yang mungkin terjadi selama kegiatan kampanye Akbar Sanak Sudaro Pejuang Petani berlangsung.

"Kami mohon maaf atas kemacetan yang mungkin terjadi selama kegiatan kampanye,"ucap Mantan Camat Depati Tujuh Monadi, Senin (18/11/2024).
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir menghadiri kampanye akbar Pejuang Petani Monadi – Murison.  

"Terima kasih atas kehadiran seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci dari muara Emat hingga Telun Berasap, dan ucapan terima kasih kepada Depati, Ninik Mamak, sanak jantan, dan sanak batino Tigo Luhah yang senantiasa meskipun lelah, mengajun memberikan bimbingan, arahan dalam setiap langkah kami, serta memberikan dukungan tanpa henti,"ungkap Monadi.

"Kehangatan dan dukungan dari semua pihak adalah sumber kekuatan yang luar biasa bagi Monadi Murison,"tambah Mantan Camat Gunung Raya Monadi.

Lebih lanjut, Monadi juga menghimbau dan mengajak seluruh tim pemenangan simpatisan dan pendukung yang ada di Kabupaten Kerinci, untuk terus berikhtiar, berdoa dan menjaga kekompakan.

"Mari kita terus berikhtiar, berdoa, menjaga suasana yang sejuk serta menjadi teladan dalam berdemokrasi dengan cara yang damai dan bermartabat. Pada 27 November 2024, mari kita wujudkan harapan bersama. Coblos nomor 3 untuk Kerinci yang lebih baik lagi, perubahan positif signifikan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kerinci,"pungkasnya.(BOBY).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??