Geger Temuan Mayat Petani di Desa Juhar, Polisi Sebut Korban Meninggal Karena Sakit
Koreksi News
... menit baca
![]() |
| Proses evakuasi temuan mayat seorang petani di Desa Juhar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara |
Korban yang belakangan diketahui bernama Kampion Kaban(54) itu terakhir kali terlihat warga sehari sebelum kejadian.
Kapolsek Juhar AKP A Nainggolan mengatakan, peristiwa meninggalnya seorang petani di Desa Juhar Ginting Sada Nioga itu tidak ditemukan unsur pidana.
“Hasil visum tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal murni karena penyakit yang ia alami. Hal ini juga dibenarkan oleh para saksi, termasuk keterangan istri korban,” kata AKP Nainggolan kepada media ini, Rabu (11/12).
Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat meninggalkan rumah pada Senin(9/12) sekitar pukul 16.00 WIB untuk menuju ladang. Namun, hingga malam hari korban tidak kembali.
"Istri korban, berinisiatif mencari di sekitar rumah dan menghubungi keluarga lainnya untuk membantu proses pencarian," tutur Nainggolan.
Pencarian berlanjut hingga pukul 00.15 WIB, ketika pihak keluarga menemukan sepeda motor korban terparkir di pintu masuk ladang. Saat menyisir ladang, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, lalu kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Juhar.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kepala miring ke kanan, mata terbuka, tangan kiri menekuk ke dada, dan tangan kanan mengepal,” tandasnya.(NELY).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
