E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Transformasi Manajemen Sumber Daya Manusia di Era Digital: Perspektif Bimbingan Penyuluhan Islam

Oleh: Zahwa Annadzira Darmawan, Dina Anggreyni Nasution, Muhammad Sholihin Rokan, Ivo Nur Fadilla
Dosen Pembimbing: Devi Yulita Br. Tarigan, M.Psi.
Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Deli Serdang, 25 Juni 2025 – Dalam era percepatan teknologi digital, manajemen sumber daya manusia (SDM) menghadapi berbagai tantangan baru yang menuntut pendekatan inovatif dan humanistik. Menanggapi dinamika tersebut, sekelompok mahasiswa dari Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam, UIN Sumatera Utara, melakukan studi lapangan di Kampoes Coffee, sebuah kafe lokal yang berlokasi di Jl. Selamat Ketaren, Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Laporan mini riset yang mereka susun menyoroti bagaimana Kampoes Coffee mengimplementasikan manajemen SDM yang tidak hanya fokus pada kinerja, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai Islam melalui pendekatan bimbingan dan penyuluhan. Salah satu temuan utama adalah bagaimana kafe ini menghadapi tantangan minimnya pengalaman staf dalam berinteraksi dengan konsumen karena perbedaan latar belakang budaya.

Sebagai solusi, pemilik kafe rutin mengadakan briefing bulanan guna melatih karyawan dalam keterampilan komunikasi. Dalam Islam, kegiatan pembinaan seperti ini sejalan dengan prinsip bimbingan dan penyuluhan yang menekankan pengembangan akhlak dan kemampuan interpersonal, bukan hanya keterampilan teknis semata.

Lebih jauh, pemilik Kampoes Coffee mengungkapkan bahwa karyawan dipandang sebagai bagian dari keluarga, bukan sekadar pekerja. Atmosfer kerja yang dibangun berdasarkan nilai ukhuwah (persaudaraan) ini terbukti efektif dalam menciptakan loyalitas dan kenyamanan di tempat kerja. Konsep ini menggambarkan bagaimana etika kerja dalam Islam dapat diaktualisasikan dalam praktik manajemen modern.

Meskipun belum memiliki fasilitas BPJS, pihak manajemen menunjukkan kepedulian dengan menjamin biaya pengobatan staf yang mengalami cedera saat bekerja. Sikap ini mencerminkan tanggung jawab sosial dan prinsip keadilan yang menjadi landasan dalam bimbingan penyuluhan Islam.

Selain itu, Kampoes Coffee juga memberikan fasilitas pendukung seperti tempat tinggal bagi karyawan luar daerah, libur nasional, serta sistem penggajian berbasis kinerja dan pemberian bonus prestasi. Hal ini menunjukkan penerapan nilai-nilai keadilan dalam penghargaan atas usaha dan kerja keras, yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam.

Transformasi manajemen SDM yang diterapkan Kampoes Coffee membuktikan bahwa integrasi antara nilai-nilai Islam dan praktik manajerial modern dapat menciptakan sistem kerja yang sehat, produktif, dan berorientasi pada pengembangan karakter. Pendekatan ini menjadi contoh nyata kontribusi ilmu Bimbingan Penyuluhan Islam dalam merespons tantangan SDM di era digital yang terus berkembang.

Sumber:
Laporan Mini Riset “Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Perspektif Bimbingan Penyuluhan Islam”, Program Studi BPI, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, 2025.
"Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan sikap pribadi penulis dan bukan cerminan sikap Redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??