E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Aktivis Merangin Geram, Jalan Rangkayo Hitam Dibiarkan Rusak: Kami Butuh Jalan Layak, Bukan Pencitraan

MERANGIN // KoreksiNews
- Hampir lima bulan berlalu sejak Bupati Merangin meninjau langsung jalan rusak di kawasan Rangkayo Hitam depan Hotel Keenan pada 3 Maret 2025 lalu. 

Jalan yang menjadi akses utama menuju RSUD dan SMPN 4 ini telah lama dikeluhkan masyarakat. Namun, ironisnya, hingga hari ini belum ada tanda-tanda perbaikan, yang tersisa hanyalah janji-janji manis tanpa makna.

Kondisi jalan yang terletak di tengah Kota Bangko ini semakin memprihatinkan. Lubang-lubang besar, jalanan becek saat hujan, bahkan bau tak sedap menjadi pemandangan sehari-hari bagi para pengendara.

"Padahal, berita dan isu sudah menyebar luas tentang jalan yang dibiarkan rusak di tengah Kota Bangko. Apakah pemerintah telah buta dan tuli, atau memang sengaja dibiarkan?" ujar Sandra Wandi, seorang aktivis pemuda Merangin, dengan nada geram. Rabu(30/07/2025).

"Kami heran, waktu itu beliau datang bawa rombongan, difoto sana-sini, katanya akan segera diperbaiki. Tapi mana buktinya? Kami bukan butuh pencitraan, kami butuh jalan yang layak," keluh salah seorang warga.

Ia menilai kedatangan Bupati di lokasi tersebut seolah-olah hanya menjadi sandiwara politik dengan mengambil foto-foto pada saat kunjungan kemudian disebar di media sosial dan media massa namun hasilnya nihil. 

" Saya menilai Pemkab Merangin terkesan lebih hebat dalam membangun narasi ketimbang membangun infrastruktur, apakah pemerintah hanya akan bergerak setelah korban jiwa berjatuhan? Ke mana anggaran infrastruktur daerah? Ke mana sensitivitas terhadap penderitaan rakyat kecil?,"ujarnya.

"Masyarakat kini menanti, bukan janji, tapi tindakan nyata. Jika tidak ada langkah cepat dari pemerintah kabupaten merangin, maka saksikan aksi protes dari aktivis mahasiswa merangin," pungkas Wandi.( H.SUTIKNO,S.H.,M.M.,CPM).
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
BAGAIMANA MENURUT ANDA