E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Derita Masyarakat Ranah Penantian Di Balik Booming nya Pertambangan Bijih Besi, Nagari Air Bangis, Warga: Apa Bedanya Dengan Penjajah!

PASAMAN BARAT //KoreksiNews - 
Jauh dari ekspektasi Publik, kehadiran pertambangan bijih besi bukannya mensejahterakan justru menuai kesengsaraan. PT. GMK diduga abai Corporate Social Responsibility (CSR), eksploitasi jalan serta arogansi terhadap warga Ranah Penantian, Nagari Air Bangis, 23/09/2025.

Diduga sikap penindasan PT. GMK terhadap Masyarakat sekitar pertambangan kini semakin mencuat, Pasalnya, ratusan ribu ton Batuan Mineral yang di hasilkan di angkut melalui jalan warga secara eksploitasi.

Ekspektasi Masyarakat terhadap pertambangan bijih besi sebagai penunjang kesejahteraan kini kian meredup, bukannya memberikan manfaat malah merugikan lingkungan sekitar, menurut warga Ranah Penantian, SM, (32). Bahwa selama ini PT.GMK tidak pernah berkontribusi terhadap Masyarakat.
"Betul, selama ini kami memang belum pernah menerima bantuan dari perusahaan itu, padahal mereka terus membawa hasil tambang beratus ribu ton dari lokasi ini, jalan lingkungan dan fasilitas Umum, bahkan tempat ibadah kami sudah tidak layak pakai", ujarnya dengan nada sedih.

Berdasarkan UU/3/2020. Bahwa Perusahan berkewajiban meningkatkan infrastruktur yang memadai, serta bertanggung jawab terhadap kesejahteraan sosial dan lingkungan hidup Masyarakat.

Dan berasaskan ketentuan UU/ 02/2025. Bahwa Pemerintah Daerah wajib mengawasi perusahaan pertambangan dalam realisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), untuk kesejahteraan Masyarakat.( HAMID).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??