E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Gubernur Sulut Dorong UMKM dan Pariwisata Berkembang Melalui Program Pro Rakyat

MANADO // KoreksiNews
- Komitmen Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjend TNI (Pur) Yulius Selvanus, SE untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan saat menerima kunjungan Pengurus DPW Asosiasi Pengusaha Industri Kecil (APIK) Sulut, Jumat (15/9/2025) digraha rumah dinas bumi beringin
Manado.

Rombongan DPW APIK Sulut yang dipimpin langsung Ketua Dewan Pengurus Wilayah, Yonatan Tabang Kalua, ST, didampingi Ketua umum DPP Agustinus Palit bersama jajaran pengurus disambut hangat oleh Gubernur di rumah dinasnya. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah provinsi dengan pelaku dan pendamping UMKM, khususnya dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan ekonomi berbasis rakyat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasinya terhadap langkah APIK Sulut yang memiliki visi memperkuat pendampingan usaha kecil, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Kontribusinya bukan hanya dalam membuka lapangan kerja baru, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah akan hadir untuk memperkuat dan memfasilitasi setiap langkah mereka,” ujar Gubernur.

Menariknya, dalam pertemuan itu Gubernur Yulius menekankan pentingnya kolaborasi UMKM dengan sektor pariwisata. Menurutnya, pariwisata Sulut yang selama ini dikenal lewat keindahan alam, seperti Bunaken, Likupang, hingga Danau Tondano, perlu diperkuat dengan sentuhan khas produk lokal.

“Pariwisata tidak hanya soal destinasi alam. Harus ada nilai tambah melalui kuliner, suvenir, dan kerajinan tangan hasil karya UMKM lokal. Dengan begitu, wisatawan yang datang tidak hanya menikmati alam, tapi juga membawa pulang pengalaman dan produk asli Sulut sebagai ole-ole ,” jelasnya.

Sebagai wujud nyata, Gubernur Yulius telah menyiapkan ruang khusus di depan rumah dinas Gubernur yang akan dijadikan pusat wisata kuliner, kerajinan, dan suvenir khas Sulut. Tempat ini nantinya akan menjadi etalase karya binaan UMKM daerah yang siap menyambut wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Ketua DPW. APIK Sulut, Yonatan Tabang Kalua, ST, menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur yang memberi ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha kecil. Ia menilai langkah Gubernur ini menjadi motivasi besar bagi pengusaha UMKM untuk terus berinovasi.

“Kami dari APIK Sulut siap berkolaborasi dengan pemerintah. Harapan kami, ke depan jaringan pemasaran produk UMKM bisa diperluas melalui dukungan kebijakan pemerintah, sehingga produk lokal Sulut dapat lebih dikenal dan diterima masyarakat luas,” tutur Yonatan.

Dalam pertemuan itu juga dibahas pentingnya peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pendampingan, pelatihan, hingga akses pembiayaan. Pemerintah provinsi pun berkomitmen menjembatani kemitraan strategis antara UMKM dengan dunia usaha yang lebih besar, termasuk investor di sektor pariwisata.

Program pro rakyat yang dicanangkan Gubernur Yulius ini dipandang sebagai langkah konkrit untuk menjadikan UMKM sebagai mitra strategis pemerintah. Dengan dukungan sektor pariwisata yang terus berkembang, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang saling menguatkan.

“Sulawesi Utara punya potensi besar. Jika UMKM kita kuat, pariwisata akan ikut terdongkrak. Pada akhirnya, masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tegas Gubernur.

Melalui langkah-langkah tersebut, pemerintah provinsi optimis Sulut dapat menjadi salah satu pusat pengembangan UMKM dan pariwisata terintegrasi di kawasan Indonesia Timur.
(Arie Alfrits)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??