E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Tuntutan Massa Aksi di Kotim Dibawa ke DPRD Provinsi Kalteng

KOTAWARINGIN TIMUR // KoreksiNews
- Aspirasi massa aksi yang sempat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak berhenti di tingkat kabupaten. Kini, tuntutan tersebut resmi diteruskan ke DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk ditindaklanjuti.

Wakil Ketua DPRD Kotim, Wahito Fajrianoor menegaskan, lembaganya berkomitmen penuh mengawal suara masyarakat. 

Menurutnya, janji yang disampaikan kepada mahasiswa dan massa aksi beberapa waktu lalu telah direalisasikan dengan membawa langsung aspirasi itu ke provinsi. 

"Apa yang menjadi aspirasi masyarakat dan mahasiswa, kami kawal sampai ke DPRD Kalteng. Kami hadir bersama perwakilan massa aksi," ucap Wahito, Sabtu (6/9/2025).

Ia menjelaskan, tidak semua persoalan bisa diselesaikan di level kabupaten.

Karena itu, penyampaian ke provinsi menjadi langkah penting agar tuntutan masyarakat memperoleh solusi sesuai kewenangan.

Diketahui, ada tujuh poin utama yang disuarakan massa dalam aksi sebelumnya. 

Antara lain mendesak Kapolres Kotim untuk meminta maaf secara terbuka, menuntut evaluasi kasus kriminal yang belum selesai, serta mendorong adanya reformasi menyeluruh di tubuh Polri.

Selain itu, massa juga menyoroti dugaan arogansi aparat dalam kasus meninggalnya Affan Kurniawan. 

Mereka menuntut keadilan atas insiden tersebut. 
Isu premanisme yang diduga melibatkan oknum Kapolsek Mentaya Hulu terhadap warga perkebunan turut menjadi perhatian serius.

Tidak ketinggalan, massa mendesak agar kasus-kasus pembunuhan yang hingga kini belum terungkap segera ditangani secara tuntas.

Mereka menilai aparat harus transparan dan bertanggung jawab dalam penegakan hukum.

Wahito memastikan DPRD Kotim tidak akan tinggal diam. 

“Kami akan terus memantau perkembangan di tingkat provinsi. Suara masyarakat harus sampai dan mendapatkan jawaban, bukan hanya berhenti di meja kabupaten,” tegasnya.(Sep)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
BAGAIMANA MENURUT ANDA