Bantuan Logistik Tiba di Kecamatan Pining: Warga Lega Setelah Hari-Hari Terisolir Pascabanjir Bandang
Koreksi News
... menit baca
GAYO LUES // KoreksiNews - Setelah beberapa hari terisolir akibat banjir bandang yang melanda wilayah tengah Aceh, warga Desa Pining, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, akhirnya dapat menarik napas lega. Bantuan logistik yang dibawa helikopter TNI mendarat di desa tersebut pada Minggu (30/11/2025) pukul 15.12 WIB, menjadi secercah harapan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo SIP, mengatakan bahwa kondisi masyarakat pascabanjir cukup memprihatinkan. “Beberapa warga bahkan hanya bertahan hidup dengan memakan buah-buahan yang tersedia di sekitar. Kehadiran bantuan ini menjadi penyelamat sekaligus penguat moral bagi masyarakat,” ujar Letkol Agus.
Bantuan yang dikirim melalui udara meliputi:
1 unit genset untuk listrik darurat
1 unit Wifi Starlink untuk memulihkan komunikasi yang sempat terputus
39 dus Eprokal Plus
40 dus Naraga Plus
40 dus Family Food
Distribusi logistik ini telah menjangkau enam desa terdampak, yaitu: Desa Pasir Putih, Desa Pining, Desa Pertik, Desa Ekan, Desa Pintu Rime, dan Desa Lesten. Sementara tiga desa lainnya—Desa Pepelah, Desa Uring, dan Desa Gajah—masih menunggu giliran penyaluran.
Saksikan Juga Videonya:Upaya distribusi bantuan dipimpin langsung oleh Danramil Pining, Lettu Inf Yusuf, dan Kapolsek Pining, Ipda Safuandi, dengan koordinasi penuh bersama Kodam Iskandar Muda (IM). Bantuan udara ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kodam IM, menggunakan helikopter H225M Caracal TNI Angkatan Udara.
“Kami memastikan seluruh desa terdampak akan mendapatkan bantuan sesegera mungkin. Kehadiran Starlink sangat membantu mempercepat komunikasi, sehingga koordinasi penyaluran ke desa-desa yang belum terjangkau bisa dilakukan lebih efektif,” tambah Letkol Agus.
Warga menyambut kedatangan bantuan ini dengan rasa syukur dan lega. Sejak banjir melanda, akses jalan menuju Pining terputus, listrik padam, dan sinyal telekomunikasi tidak tersedia, membuat distribusi bantuan sebelumnya mengalami hambatan. Kini, bantuan logistik menjadi titik awal pemulihan, baik dari sisi kebutuhan pokok maupun komunikasi.
Selain bantuan pangan dan listrik darurat, kehadiran Wifi Starlink memungkinkan warga dan aparat desa berkomunikasi dengan lebih mudah, mempercepat koordinasi evakuasi dan distribusi logistik ke desa-desa yang masih terdampak parah.
Letkol Agus menegaskan bahwa operasi distribusi bantuan akan terus berjalan hingga semua desa terdampak mendapatkan kebutuhan mendasar mereka. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan mematuhi arahan aparat dalam proses distribusi.
Masyarakat yang sempat hidup dalam ketidakpastian menyatakan rasa syukur mereka. “Alhamdulillah, bantuan sudah tiba. Kami sangat berterima kasih kepada TNI, BNPB, dan semua pihak yang telah peduli. Ini benar-benar menjadi harapan baru bagi kami,” ungkap salah seorang warga Desa Pining.
Kondisi darurat di Pining dan desa-desa sekitarnya menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan bencana, serta kerja sama antara pemerintah, aparat militer, dan masyarakat. Bantuan logistik ini diharapkan menjadi langkah awal pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Gayo Lues, sekaligus membangkitkan semangat masyarakat untuk kembali bangkit.
(Kang Juna, Seputar Gayo)
Sebelumnya
...
