Bupati Selayar hadiri dan Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungaiya yang di pusatkan dusun sariahang
Koreksi News
... menit baca
SELAYAR // KoreksiNews - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir dan kadis pariwisata dan kebudayaan Nur Ihsan Chaeruddin,
kadis perhubungan Drs Suardi , serta rombongan menghadiri Festival Seni dan Budaya Tradisional “Kelong Sino Ri Bungaiya” yang digelar di Dusun Sariahang, Desa Bungaiya, Kecamatan Bontomatene kepulauan Selayar Kamis (27/11).
Kehadiran Bupati dan Ketua TP PKK disambut secara adat oleh masyarakat dusun sariahang , sebuah tradisi penuh kehangatan yang menandai penghormatan kepada tamu kehormatan.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan barazanji khas masyarakat sariahang , sebagai bentuk syukur dan doa sebelum pelaksanaan rangkaian festival
Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kepulauan Selayar atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa festival ini digelar sebagai upaya mengangkat kembali budaya dide, sebuah tradisi yang biasanya dilaksanakan saat pesta panen. Namun demikian, regenerasi pelaku budaya semakin berkurang sehingga diharapkan ada perhatian lebih dari dinas terkait untuk melestarikan dan menghidupkan kembali tradisi tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Natsir Ali memberikan apresiasi tinggi kepada panitia, para tokoh adat, serta masyarakat dusun sariahang Bungaiya yang telah berinisiatif menggelar Festival Seni dan Budaya Tradisional ini.
"Kelong Sino Ri Bungaiya bukan hanya sebuah acara seni, tetapi merupakan cerminan jati diri dan kekayaan budaya masyarakat kita. Tradisi seperti ini adalah warisan leluhur yang tidak ternilai dan harus kita jaga bersama," ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal, termasuk tradisi dide yang kini mulai jarang ditemukan.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meneruskan kearifan lokal kepada generasi muda. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian, dukungan, dan ruang bagi tumbuhnya kembali kesenian dan tradisi Selayar di setiap kecamatan dan desa," tambahnya.
Bupati berharap festival ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal serta mendorong regenerasi pelaku seni tradisional di Selayar.
Festival Kelong Sino Ri Bungaiya berjalan penuh keakraban dan antusiasme, diisi dengan berbagai penampilan seni tradisional yang menampilkan kekayaan budaya masyarakat
Bungaiya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas budaya serta menjadi daya tarik wisata budaya di Kepulauan Selayar (Puang Imran)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
