Rektor UGL Aceh Tenggara Minta Mahasiswa Program Beasiswa Desa Segera Selesaikan Perkuliahan
Koreksi News
... menit baca
ACEH TENGGARA // KoreksiNews - Ketua LSM KPKn Junaidi Sinaga bersama Sekjen LSM Gempur Rasmaidi melakukan silaturahmi dengan Rektor Yayasan Universitas Gunung Louser (UGL) Aceh Tenggara, Indra Utama, M.Pd, di ruang kerjanya. Pertemuan ini membahas perkembangan mahasiswa yang dibiayai melalui Anggaran Dana Desa (ADD) dari 385 desa, di mana setiap desa mengalokasikan biaya pendidikan bagi dua mahasiswa. Sabtu (24/11/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UGL Indra Utama, M.Pd, menyampaikan keprihatinannya terkait banyaknya mahasiswa penerima bantuan dana desa yang tidak aktif mengikuti mata kuliah dan tidak menyelesaikan studi tepat waktu hingga gagal mengikuti wisuda.
“Saya sangat menyayangkan sikap sebagian mahasiswa yang telah dibiayai dari Dana Desa, tetapi tidak serius menjalani jenjang studi. Banyak yang tidak menyelesaikan mata kuliahnya, sehingga tidak dapat mengikuti prosesi wisuda,” ujar Rektor UGL.Meski demikian, pihak kampus masih memberikan kelonggaran. Indra Utama, M.Pd menegaskan bahwa mahasiswa penerima beasiswa desa tetap diberi kesempatan untuk melanjutkan studi meski biaya belum sepenuhnya terselesaikan oleh pihak desa.
“Kami masih membuka ruang agar mahasiswa bisa melanjutkan perkuliahan, walaupun biaya belum lunas. Pendidikan adalah prioritas, dan kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LSM KPKn Junaidi Sinaga menekankan agar desa lebih selektif dalam menentukan mahasiswa penerima program beasiswa pada tahun akademik 2025. Ia meminta agar pemilihan dilakukan melalui musyawarah desa dan mengutamakan kualitas serta kelayakan calon penerima, bukan berdasarkan kedekatan keluarga atau kepentingan tertentu.
“Program ini harus diberikan kepada mereka yang benar-benar layak dan mampu, bukan karena hubungan keluarga. Tujuannya agar desa maju dan mutu UGL juga tetap terjaga,” ujar Junaidi Sinaga.
LSM Gempur melalui Sekjen Rasmaidi turut mendukung pernyataan tersebut dan berharap agar kerja sama antara desa, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dapat memperkuat kualitas SDM di Aceh Tenggara.
(Jaminan)
Editor: Kang Juna
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

