SD Negeri 4 Terangun Tetap Gelar Upacara Hari Guru Nasional 2025 Meski Diguyur Hujan, Semangat Siswa dan Guru Tetap Membara
Koreksi News
... menit baca
GAYO LUES // KoreksiNews- Dalam kondisi cuaca hujan dan halaman sekolah yang becek berlumpur, SD Negeri 4 Terangun bersama SMP Negeri 3 Terangun tetap melaksanakan Upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 pada Selasa, 25 November 2025. Meski hujan tidak kunjung reda, semangat para guru dan siswa tidak sedikit pun surut. Mereka tetap berdiri rapi di teras kelas masing-masing mengikuti jalannya upacara dengan penuh antusias.
Upacara yang berlangsung di SDN 4 Terangun ini dipimpin oleh Kepala SDN 4 Terangun, Sahar, S.Pd.SD, yang bertindak sebagai pembina upacara. Kehadiran para guru dari dua sekolah serta semangat para siswa menjadi gambaran nyata bahwa dedikasi pendidikan tetap berjalan di tengah segala keterbatasan.
Pada kesempatan itu, pembina upacara membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam rangka Hari Guru Nasional 2025. Pidato tersebut menekankan langkah-langkah nyata pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam meningkatkan kualitas serta kesejahteraan guru, mulai dari beasiswa pendidikan, pelatihan profesional, hingga peningkatan tunjangan guru ASN maupun non-ASN.
Meskipun kondisi cuaca tidak bersahabat, siswa-siswi tetap mengikuti rangkaian upacara dengan penuh semangat dari teras kelas masing-masing. Hujan yang mengguyur sejak pagi membuat halaman sekolah licin dan berlumpur, namun tidak menghalangi makna dan kekhidmatan peringatan Hari Guru Nasional tahun ini.
Kegiatan upacara ini merupakan kolaborasi antara SMP Negeri 3 Terangun dan SD Negeri 4 Terangun. Adapun petugas yang bertugas adalah:
1. Pemimpin Upacara: Haolongan, S.Pd.Gr.
2. Master of Ceremony: Fifki Anggi Geofanny, S.Pd.Gr.
3. Penjemput Pembina Upacara: Ali Sadikin, S.Pd.
4. Pasukan Pengibar Bendera: Rizki Pratama, S.Pd., Seri Manis, S.Pd., dan Nasarudin, S.Pd.
5. Pembaca Teks UUD 1945: Darmawati, S.Pd.
6. Pembaca Ikrar Guru: Siti Nurhayati, S.Pd.
7. Pembaca Doa: Asiah, S.Pd.
8. Dirigen Paduan Suara: Nur Aini, S.Pd.
Ketua panitia upacara, Haolongan, S.Pd.Gr., kepada media menyampaikan bahwa semangat guru dan siswa adalah alasan utama kegiatan tetap dilaksanakan.
“Walaupun diguyur hujan sejak pagi, kami tetap melaksanakan upacara sebagai wujud penghormatan kepada para guru di seluruh Indonesia. Anak-anak tetap antusias, berdiri rapi di teras kelas masing-masing, dan guru-guru tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Ini adalah bukti bahwa pendidikan tetap berjalan meski cuaca tidak mendukung,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara dua sekolah ini menunjukkan kuatnya solidaritas tenaga pendidik dalam memperingati momen bersejarah Hari Guru Nasional.
Usai upacara, siswa-siswi SMPN 3 Terangun menampilkan Tari Bines, tarian khas Gayo yang sarat filosofi tentang kebersamaan dan keteguhan hati. Tarian tetap digelar di halaman sekolah yang masih diguyur hujan gerimis. Para siswi tampil penuh percaya diri, meski lantai panggung alami berupa tanah becek dan licin.
Para guru dan siswa yang menyaksikan tampak terharu melihat keteguhan para penari yang tetap tampil rapi, kompak, dan penuh semangat.
Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini menjadi lebih berkesan bagi para guru dan siswa di Terangun. Suasana sekolah yang basah, hujan yang turun hampir tanpa henti, dan halaman berlumpur justru menjadi saksi bahwa dedikasi guru tidak mengenal cuaca.
Upacara ini menjadi simbol penghargaan tulus untuk para guru, sebagaimana pesan Menteri Pendidikan:
“Guru adalah cahaya peradaban. Dedikasi guru menentukan masa depan bangsa.”
Selamat Hari Guru Nasional 2025.
Guru Hebat, Indonesia Kuat.
(Kang Juna)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
