Swadaya, Pengusaha Sawit Bersama Warga Lakukan Perbaikan Jalan Lintas Nagari Koto Sawah, Bupati Yulianto Beri apresiasi
Koreksi News
... menit baca
PASAMAN BARAT //KoreksiNews - Perbaikan jalan Nagari Koto Sawah secara swadaya warga dengan pengusaha sawit mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Pasaman Barat (H. Yulianto), pada Minggu 16/11/2025. Perbaikan itu dilakukan karena kondisi jalan yang cukup memprihatinkan kerap ancam keselamatan pengendara.
Bagi H. Yulianto Perbaikan jalan secara swadaya di Nagari Koto Sawah Sangatlah menginpirasi, kolaborasi antara warga dengan pengusaha sawit menjadi bagian terpenting di tengah kondisi defisit anggaran daerah, yang memungkinkan sulit untuk sebagai" find a solution" di tahun ini.
“Ini contoh gotong royong yang luar biasa. Pemerintah belum bisa membangun tahun ini, tapi semangat masyarakat dan pengusaha seperti ini sungguh menginspirasi,” kata Bupati
Perbaikan itu timbul dari inisiatif beberapa pengusaha sawit, melihat daerah dalam keadaan defisit anggaran yang berkepanjangan, sehingga tidak memungkinkan adanya realisasi pembangunan saat ini, sementara itu Nagari Koto Sawah selama ini mengalami darurat jalan dari infrastruktur yang memadai.
Harif Ependi. Sebagai kontributor utama penimbunan jalan, melihat keadaan sudah mendesak dan segera di eksekusi.
“Kami tidak bisa menunggu lama lagi. Jalan ini harus mudah dilewati sekarang juga. Pembangunan pemerintah belum ada, jadi kami lakukan sendiri,” ujarnya dengan nada tegas namun penuh harap.
Menurut informasi yang diterima, swadaya perbaikan jalan membutuhkan anggaran lumayan besar, untuk saat ini sebanyak 50 mobil truk sirtu digunakan dan satu unit ekscavator mini sedang bekerja di lokasi penimbunan.
Situasi suka dalam semangat kebersamaan terlihat di sepanjang lokasi penimbunan jalan, kesolidan pengusaha sawit bersama warga koto sawah telah menunjukkan rasa kepedulian hidup untuk sesama.
“Kami ingin jalan ini bisa dilewati semua kendaraan, dari sepeda motor sampai truk sawit. Ini bukan soal uang, tapi soal kemudahan hidup bersama,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu.
Bupati Pasbar menyampaikan bahwa langkah swadaya ini menjadi solusi sementara, untuk membantu roda ekonomi tetap berputar dan warga bisa beraktivitas tanpa hambatan, ia juga menegaskan akan mengupayakan di Tahun 2026 jalan akan dibangun secara Maksimum.
Harif mejelaskan, semangat swadaya ini seyogianya Pemerintah dapat menilai, bahwa Infrastruktur jalan yang memadai merupakan bagian dari denyut jantungnya masyarakat.
Penulis: hamidan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
