Akses Terputus, Relawan PKS Tetap Menembus Medan Berat Salurkan Bantuan ke Putri Betung
Koreksi News
... menit baca
GAYO // KoreksiNews - Di tengah akses jalan yang terputus akibat banjir dan longsor, semangat kemanusiaan tetap melaju. Tim Relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Gayo Lues berhasil menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Putri Betung, Selasa (16/12/2025).
Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut menyebabkan terputusnya jalur penghubung Kabupaten Gayo Lues–Sumatera Utara (Medan). Dampaknya signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di Desa Tetumpun dan Desa Atu Sepit yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Dalam proses distribusi bantuan, tim relawan menggunakan kendaraan roda empat hingga kawasan Tangsaran. Namun, akibat banyaknya titik longsor serta kondisi jalan yang rusak berat, perjalanan harus dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua dengan waktu tempuh sekitar lima hingga enam jam.
Medan yang dilalui tergolong ekstrem dan berisiko tinggi. Jalan sempit, licin, serta longsor aktif menjadi tantangan serius bagi relawan. Bahkan, saat perjalanan arus balik, tim sempat menghadapi situasi berbahaya akibat longsoran di sekitar jalur. Berkat kewaspadaan dan koordinasi yang solid, relawan berhasil menghindari potensi kecelakaan.
Di tengah perjalanan, tim juga mendapati seorang warga terjatuh di bibir jurang akibat jalan licin. Tanpa banyak teori—langsung eksekusi. Relawan bersama warga setempat segera memberikan pertolongan dan memastikan kondisi aman sebelum melanjutkan perjalanan.
Sebagian perjalanan dilakukan pada malam hari dengan keterbatasan penerangan. Meski demikian, kerja sama tim yang rapi, kehati-hatian ekstra, dan disiplin lapangan membuat seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan dengan selamat.
Bantuan berupa paket sembako akhirnya berhasil disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Putri Betung. Tim Relawan PKS Gayo Lues berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga serta membantu proses pemulihan pascabencana.
“Ini bukan sekadar logistik, ini soal kehadiran di saat warga paling membutuhkan,” ujar Sekretaris DPD PKS Gayo Lues.
Di medan yang menguji nyali, relawan memilih bertahan. Karena dalam krisis, aksi nyata selalu lebih keras suaranya daripada janji.
(Editor: Kang Juna)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
