E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Bantuan Udara TNI AD Mendarat di Ise-Ise, Warga Sampaikan Terima Kasih untuk MI-17, Dandim 0113, dan Bupati Gayo Lues

GAYO // KoreksiNews
- Bantuan logistik kembali berhasil diterjunkan ke wilayah terisolasi Desa Ise-Ise pada Rabu, 3 Desember 2025. Helikopter MI-17 TNI AD yang diterbangkan oleh Lettu Cpn Zulfikar menembus cuaca gunung yang berat, membawa harapan bagi ratusan warga yang sudah berminggu-minggu terputus dari akses darat.

Penyaluran ini merupakan bagian dari arahan Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Susilo, yang menegaskan bahwa wilayah terdampak bencana harus diprioritaskan tanpa kompromi. Melalui koordinasi antara Kodam IM, TNI AD, dan Pemkab Gayo Lues, operasi udara ini kembali dieksekusi dengan presisi.

Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Agus, menjelaskan bahwa medan menuju Ise-Ise masuk kategori ekstrem. Lokasi penurunan logistik juga berada sekitar 7 kilometer dari permukiman, memaksa warga berjalan kaki menjemput bantuan dengan kondisi alam yang tidak bersahabat.

“Medannya sangat berat. Tapi TNI AD tidak punya pilihan lain selain bergerak. Selama masyarakat membutuhkan, kami terus masuk,” ujar Dandim usai memastikan pendistribusian berlangsung aman.

Setelah bantuan dibagikan, masyarakat Ise-Ise menyampaikan rasa terima kasih yang dalam kepada seluruh pihak, terutama TNI AD yang sudah mempertaruhkan tenaga dan waktu untuk menjangkau daerah mereka.

“Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, kepada Pak Dandim, dan juga kepada Pak Bupati. Tanpa heli ini, kami mungkin masih bertahan tanpa kepastian,” ucap salah satu warga saat proses pembagian logistik.

Meski bantuan telah diterima, masyarakat masih menyimpan harapan besar agar suplai selanjutnya tetap berlanjut, khususnya untuk kebutuhan beras yang menjadi prioritas utama.

“Harapan kami, bantuan tidak berhenti sampai di sini. Kami masih butuh dukungan sampai akses darat pulih,” tutur warga lainnya.

Operasi udara ini kembali menegaskan bahwa di tengah keterpencilan dan ancaman bencana, kolaborasi lintas lembaga tetap menjadi kunci bertahannya masyarakat di desa terdalam Gayo Lues. (Kang Juna).
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
BAGAIMANA MENURUT ANDA