Dukungan Pusat Mengalir ke Gayo Lues: Hercules C-130 Turunkan 36 Koli Bantuan, TNI Pastikan Penyaluran Cepat dan Tepat Sasaran
Koreksi News
... menit baca
GAYO // KoreksiNews - Bantuan pemerintah pusat untuk penanganan bencana alam di Gayo Lues kembali tiba. Melalui metode airdrop, pesawat Hercules C-130 menurunkan 36 koli logistik di Bandara Pati Ambang pada pukul 16.15 WIB, berisi kebutuhan penting bagi masyarakat terdampak bencana.
Seluruh bantuan langsung diamankan dan disiapkan untuk distribusi oleh personel gabungan Kodim 0113/Gayo Lues dan Yonif TP 855/RD. Para prajurit mengumpulkan, menyortir, dan menyalurkan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, biskuit, susu, air mineral, mi instan, serta perlengkapan darurat lainnya.
Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Satrio Wibowo, S.I.P., menegaskan bahwa langkah cepat ini adalah bentuk kolaborasi solid antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan sampai tepat waktu.
“Kami bergerak secepat mungkin untuk menjangkau seluruh wilayah terdampak. Bantuan yang turun melalui Hercules ini langsung kita amankan dan salurkan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. TNI akan terus berada di lapangan sampai situasi benar-benar pulih,” tegas Dandim.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan penuh dari Presiden dan Wakil Presiden menjadi pendorong penting dalam percepatan penanganan bencana di Gayo Lues.
Sementara itu, masyarakat Gayo Lues menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden. Bantuan ini menunjukkan negara hadir di saat kami benar-benar membutuhkan. Kami berharap penanganan terus berjalan cepat hingga Gayo Lues pulih kembali,” ungkap sejumlah warga.
Dengan distribusi bantuan yang terus berlangsung, warga berharap kehidupan dapat perlahan kembali normal setelah bencana yang sempat memutus akses serta mengganggu aktivitas di berbagai wilayah Gayo Lues.(Kang Juna)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
