Pererat Sinergi: Dandim 0213/Nias Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers dan LSM
Koreksi News
... menit baca
GUNUNGSITOLI // KoreksiNews - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, melaksanakan Coffee Morning (sarapan dan kopi bersama) dengan insan pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat. Kamis(11/12/2025) pagi.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini bertujuan utama untuk **memperkuat silaturahmi, meningkatkan sinergitas**, serta menjadi wadah untuk menerima saran dan masukan demi mendukung kelancaran tugas-tugas satuan Kodim 0213/Nias.
Dalam sambutan dan arahannya, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar menjelaskan bahwa kegiatan ini sebenarnya sudah lama direncanakan dan baru bisa direalisasikan hari ini.
Dandim yang memiliki pengalaman panjang di Kostrad, mengaku dekat dengan para wartawan dan memahami betul peran penting jurnalis dalam menyebarluaskan informasi, khususnya mengenai program dan aktivitas Kodim kepada masyarakat.
“Kegiatan kami yang diberitakan bukan untuk pamer, tetapi supaya masyarakat mengetahui program dan aktivitas Kodim,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa coffee morning ini adalah momentum penting untuk mempererat komunikasi dan ikatan emosional antara TNI dan rekan-rekan media. Dandim juga mengajak jurnalis untuk tidak ragu bertukar pikiran dan menyampaikan saran konstruktif.
“Saya terbuka untuk semuanya dan welcome untuk ditemui langsung. Beritakanlah secara proporsional,” ujar Dandim, menunjukkan sikap keterbukaan penuh.
Kehangatan acara terlihat jelas dari tingginya antusiasme peserta undangan. Sesi tanya jawab menjadi sangat hidup, di mana banyak saran, masukan, dan informasi mengenai perkembangan situasi wilayah Kodim 0213/Nias disampaikan.
Acara ini turut dihadiri oleh Dan Unit Kodim 0213/Nias, Lettu Inf Konstanci Waruwu, Pasi Intel Kodim 0213/Nias, Lettu Inf Difson Lumbangaol dan para Perwira Staf Kodim 0213/Nias.(GANDA).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
