E8lLixHRDGb1xRnfaGQAOqap3MrzuUX2KzUNPsqv
Bookmark

Danyonif TP 855/RD Dampingi Kapusdiklat BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Gayo Lues

GAYO // KoreksiNews
- Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Danyonif TP) 855/RD melaksanakan pendampingan dalam kunjungan kerja Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat) BNPB, Dr. Kheriawan, M.M., untuk meninjau langsung sejumlah titik terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Rabu (7/1/2026).

Kunjungan diawali dengan peninjauan progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang. Di lokasi ini, rombongan mengevaluasi kesiapan dan kualitas huntara guna memastikan ketersediaan tempat tinggal yang layak bagi warga yang kehilangan hunian akibat bencana.

Selanjutnya, rombongan bergerak ke Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, untuk memantau kondisi lingkungan pascabencana serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat yang masih berada di wilayah terdampak. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemetaan lanjutan agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran dan berbasis kondisi riil di lapangan.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Danyonif TP 855/RD bersama Kapusdiklat BNPB juga mengunjungi lokasi pengungsian di BLK Blangkejeren. Di titik ini, keduanya berinteraksi langsung dengan para penyintas untuk memastikan ketersediaan logistik, layanan kesehatan, serta fasilitas sanitasi tetap terjaga dengan baik. Selain itu, kunjungan ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi dan mencatat berbagai kendala yang masih dihadapi pengungsi.

Danyonif TP 855/RD menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk komitmen dalam memberikan dukungan moril sekaligus memastikan proses penanganan bencana berjalan optimal melalui sinergi lintas sektor.

Sinergi antara Yonif TP 855/RD dan BNPB dalam kunjungan kerja ini mempertegas komitmen TNI AD untuk terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Kabupaten Gayo Lues hingga tuntas. Dengan sinkronisasi data serta tinjauan langsung di lapangan, diharapkan transisi dari masa tanggap darurat menuju pemulihan permanen dapat berlangsung lebih efektif dan efisien, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur vital agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dalam lingkungan yang lebih aman dan terencana.(Kang Juna).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi."
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar
𝐀𝐩𝐚 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚??